Cegat Kapal Pengangkut Pakaian Bekas, Petugas Bea Cukai Diserang Puluhan Massa

Cegat Kapal Pengangkut Pakaian Bekas, Petugas Bea Cukai Diserang Puluhan Massa
Personel Dit Polair Polda Sumatera Utara, berjaga dekat empat orang ABK yang mengangkut pakaian bekas, di Belawan, Medan. (republika.co.id)
Kamis, 13 April 2017 18:07 WIB
TANJUNG BALAIPetugas Bea Cukai diserang puluhan massa saat berusaha menghentikan kapal bermuatan pakaian bekas selundupan di perairan Asahan, Sumatera Utara, Rabu (12/4) dinihari.

Dikutip dari republika.co.id, Kasi Pencegahan dan Penindakan Bea dan Cukai Tanjung Balai Andri mengatakan, penyerangan itu berawal saat kapal patroli BC 1508 melihat dua kapal beriringan yang sarat muatan melintas.

''Satu kapal sarat muatan sekitar 50 ton yang diduga ballpress (karung pakaian bekas) beserta massa berjumlah sekitar 50 orang dan satu kapal bermuatan full massa berjumlah sekitar 30 orang,'' kata Andri, Kamis (13/4).

Kapal patroli BC 1508 lalu melakukan pengejaran terhadap kapal mencurigakan tersebut. Namun, saat akan didekati, puluhan massa yang berada di kedua kapal tersebut telah menyalakan obor dan menyerang kapal patroli dengan melempar petasan dan api.

Andri mengatakan, tembakan peringatan telah diberikan untuk menghentikan laju kapal penyelundup tersebut. Namun, mereka tidak mengindahkan dan tetap berusaha kabur. 

''Para penyelundup itu terus menyerang kapal patroli dan petugas di atasnya dengan melemparkan petasan, batu, paku, dan lainnya,'' ujar dia.

Petugas akhirnya mengambil tindakan tegas untuk menghentikan tindakan massa. Mereka pun mematikan api dan obor yang dilemparkan para pelaku dengan menyemprotkan watercanon.

''Karena kondisi tidak memungkinkan dan kapal mereka telah mendekati pemukiman mereka, akhirnya petugas memilih untuk menyelamatkan kapal dan personel,'' kata Andri.

Petugas pun memilih mundur. Alhasil, barang selundupan yang ada di kapal tersebut gagal diamankan petugas BC Tanjung Balai.***
loading...
Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukrim
wwwwww