Nasional

Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan Diduga Terkait Kasus Megakorupsi KTP-el

Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan Diduga Terkait Kasus Megakorupsi KTP-el
Novel Baswedan dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading. (tempo.co)
Selasa, 11 April 2017 09:50 WIB
JAKARTA - Penyidik senior KPK Novel Baswedan disiram air keras pada wajahnya oleh orang tak dikenal usai shalat Subuh berjamaah di masjid dekat rumahnya, Selasa pagi.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Boyamin Saiman menduga ada kaitan antara penanganan kasus megakorupsi KTP-el dengan aksi penyiraman terhadap Novel Baswedan Subuh itu.

''Aku yakin-seyakin yakinya dengan e-KTP,'' kata Boyamin, kepada INILAHCOM, Selasa (11/4/2017).

Namun Boyamin meyakini tindakan penyiraman air keras tersebut tidak bakal menciutkan nyali KPK untuk bekerja keras dalam memberantas korupsi. ''KPK akan terus semangat menangani kasus e-KTP,'' pungkasnya.

Minim Saksi

Polisi tengah memburu dua pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Meski sudah mengetahui pelaku berjumlah dua orang, namun minimnya saksi yang melihat langsung kejadian penyiraman membuat identitas pelaku belum bisa diketahui.

Diketahui sekitar pukul 05.10 WIB, usai melaksanakan shalat subuh di Masjid Al Iksan RT 03 RW 10 Kelapa Gading Jakut, Novel disiram air keras. Pelaku yang menggunakan motor langsung menyiramkan air keras ke wajah Novel dan langsung kabur begitu air keras berhasilmengenai wajah dan mata Novel.

Warga sekitar yang mengetahui ada aksi penyerangan langsung membawa Novel ke Rumah sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading untuk mendapat pengobatan.

Dari hasil pemeriksaan, ada bengkak di kelopak mata bagian bawah kiri dan berwarna kebiruan seta bengkak di dahi sebelah kiri dikarenakan terbentur pohon.

Aksi teror terhadap Novel bukan pertama kali terjadi. Novel pernah ditabrak mobil saat mengendarai motor menuju KPK. jauh sebelumnya, perkara hukum yang menyeret Novel juga kembali dibuka kepolisian saat Novel dan tim KPK tengah membongkar kasus korupsi pengadaan SIM di Korlantas Polri.***
loading...
Editor:hasan b
Sumber:inilah.com
Kategori:Peristiwa, Hukrim, GoNews Group
wwwwww