Tuntut Tempat Hiburan Malam Ditutup, GNPF MUI Sumbar Lakukan Longmarch

Tuntut Tempat Hiburan Malam Ditutup, GNPF MUI Sumbar Lakukan Longmarch
Ratusan massa dari Ormas Islam dari beberapa daerah Sumatera Barat menggelar Aksi Bela Islam Ranah Minang, dengan melakukan longmarch, Senin (10/4/2017).
Senin, 10 April 2017 19:48 WIB
PADANG - Ratusan massa dari Ormas Islam dari beberapa daerah Sumatera Barat menggelar Aksi Bela Islam Ranah Minang, Senin (10/4/2017). Aksi Bela Islam Ranah Minang tersebut dilakukan dengan cara longmarch yang dimulai dari Masjid Nurul Iman, jalan Imam Bonjol hingga Masjid Muhammadan jalan Pasar Batipuh, Kecamatan Padang Selatan.

Aksi longmarch Ormas Islam Sumbar tersebut mendapatkan perhatian dari masyarakat Kota Padang khususnya etnis Tionghua. Sebab, Masjid Muhammadan yang sebagai titik tujuan aksi Ormas Islam tersebut berada di kawasan Pondok Pecinaan dan salah satu tuntutannya adalah penolakan operasional Krematorium HBT.

Sekjen GNPF MUI Sumbar, Ustad Muhamad Sidiq dalam kesempatan tersebut mengatakan, aksi damai yang dilakukan oleh umat muslim saat ini adalah untuk menegakan ajaran dan larangan Allah. Sebab,  tempat-tempat hiburan malam yang ada di Kota Padang saat ini telah banyak melakukan praktek prostitusi.

Selain itu juga, untuk menuntut agar tempat Krematorium HBT di pindahkan, karena lokasinya berada di dekat pemukiman masyarakat. Kemudian, menolak segala bentuk pembangunan RS. Siloam yang saat ini telah berganti nama menjadi Padang Landmark, karena pemilik pembangunan tersebut James T. Riadi yang merupakan misioner kristianisasi," ujar Sidiq.

Lanjutnya, Ormas Islam yang tergabung dalam GNPF MUI Sumbar juga menuntut agar tempat karaoke Inul Vizta ditutup operasionalnya. Sebab, pemilik karaoke yakni Inul Daratista telah melecehkan atau menghina ulama.

"Ormas Islam Sumbar akan melakukan Aksi Bela Islam Ranah Minang jilid II, apabila tuntutan aksi tidak ditanggapi. Namun demikian, pihaknya menyakini bahwa Walikota Padang Mahyeldi Ansahrullah akan dapat merespon tuntutan aksi, contohnya pemindahan lokasi krematorium HBT," tutupnya.(***)

Editor:Agib Noerman
Kategori:Peristiwa, GoNews Group, Padang
wwwwww