Pelajar Usia 11 Tahun Gantung Diri Setelah Baca Kabar Bohong di FB 'Pacarnya Akan Bunuh Diri'

Pelajar Usia 11 Tahun Gantung Diri Setelah Baca Kabar Bohong di FB Pacarnya Akan Bunuh Diri
Tysen Benz. (inilah.com)
Minggu, 09 April 2017 09:54 WIB
DETROIT - Hoax (berita bohong) di media sosial telah menyebabkan seorang bocah berusia 11 tahun memutuskan mengakhiri hidupnya.

Tysen Benz, demikian nama bocah tersebut, menggantung dirinya setelah tertipu dengan upaya bunuh diri bohong yang dipasang teman-temannya di Facebook (FB).

Dikutip dari inilah.com, kantor berita Associated Press mengabarkan Jumat (7/4/2017), Katrina Goss, ibunda korban menemukan putranya gantung diri di kamarnya di kawasan Marquette, Michigan.

Padahal 40 menit sebelumnya, ia biasa-biasa saja, tutur Katrina Goss seraya menekankan kasus membully seperti itu sangat serius. Saya tidak mau hal ini dibiarkan, katanya dengan nada sedih.

Kisah tragis ini bermula ketika Tysen Benz, diam-diam membeli telepon pintar, tanpa diketahui ibunya, pertengahan Maret lalu.

Tysen yang baru berusia 11 tahun itu, terkejut dan patah hati saat pacarnya yang berusia 13 tahun mengirim pesan akan bunuh diri.

Sejak itu, Tysen mengaku pada ibunya bahwa ia hendak bunuh diri juga. Padahal cerita itu hasil rekayasa teman-teman sekelasnya di Sekolah Menengah Pertama di kawasan Marquette, termasuk gadis yang menjadi pacarnya.

Niat bunuh diri itu dilakukan Tysen Benz, Selasa (4/4/2017) lalu. Jiwanya tak tertolong saat dibawa ke sebuah rumah sakit di Detroit.

Dalam pernyataan resminya, William Saunders, kepala sekolah SMP Marquette setuju dengan Katrina Gross, tentang bahaya media sosial.

William menambahkan, departemen pendidikan setempat telah memberikan penyuluhan kepada para pelajar dan orang tua murid dengan pelajaran bermanfaat seperti kesehatan, forum komunitas dan lainnya. Setelah kejadian menyedihkan itu, lantas kita harus apa lagi? katanya.

Pihak kepolisian setempat menjelaskan telah menahan beberapa pelajar yang terlibat dalam kasus ini, tanpa menyebut siapa saja mereka.

Para pelajar itu dikenai tuduhan menggunakan alat komunikasi dengan maksud jahat, dan menggunakan komputer untuk melakukan kejahatan kriminal.***
loading...
Editor:hasan b
Sumber:inilah.com
Kategori:GoNews Group, Umum
wwwwww