Ada Pasangan Tak Bisa Lepas Saat Hubungan Intim, Ini Penjelasannya Secara Medis

Ada Pasangan Tak Bisa Lepas Saat Hubungan Intim, Ini Penjelasannya Secara Medis
(eberita.org)
Rabu, 05 April 2017 19:23 WIB
JAKARTA - Baru-baru ini ada pasangan pria-wanita di Kenya yang tidak bisa melepaskan diri saat berhubungan intim di sebuah hotel. Peristiwa unik itu dilaporkan laman Daily Mail.

Akibatnya, si perempuan menjadi kesakitan dan keduanya harus dilarikan ke rumah sakit dengan sebuah gerobak. Kedua sejoli itu hanya ditutupi sehelai kain putih, dan menarik perhatian masyarakat. Ada yang mengabadikan dan mengunggah ke media sosial.

Dikutip dari tempo.co, wanita tersebut diduga mengalami vaginismus. Di dunia kesehatan, vaginismus merupakan sebuah kondisi medis dimana otot dibagian intim wanita kejang jika ada benda yang masuk ke dalamnya. Akibatnya wanita tersebut merasakan sakit yang luar biasa.

Di laman Boldsky dijelaskan vaginismus merupakan suatu disfungsi seksual pada wanita, yang berupa kekejangan abnormal otot vagina sepertiga bagian luar dan sekitar vagina. Pada kondisi ini, pihak wanita akan mengalami reaksi fisik dan psikis yang merupakan bentuk penolakan. Penolakan itu bahkan terjadi terhadap sentuhan atau usaha rangsangan di area vital (vagina), yang mengakibatkan terhambatnya rutinitas bercinta.

Secara fisik reaksi itu ditunjukkan oleh si wanita dengan merapatkan kedua tungkainya bila terjadi sentuhan pada area kelaminnya. Secara usia, vaginismus bisa menyerang wanita  mulai dari seorang wanita yang sudah aktif secara seksual, sampai wanita yang sudah berusia lanjut atau tua.

Penyebab lain dari vaginismus adalah adanya infeksi yang menimbulkan luka disekitar lubang vagina atau labia, kemudian gangguan selaput dara, termasuk apabila adanya tarikan saat penetrasi berlangsung. Penyebab lain adalah adanya bekas robekan pada saat melahirkan yang tidak sembuh secara sempurna, sehingga menimbulkan reaksi penolakan.

Ada juga lantaran pernah mengalami traumatik secara seksual, seperti pemerkosaan. Pada momen bercinta yang kerap menimbulkan rasa nyeri bisa jadi menyebabkan munculnya trauma psikis tersebut.

Selanjutnya penyebab lain adalah karena didera perasaan takut berlebihan. Misal,  takut hamil atau perasaan takut tertular penyakit kelamin.***

Editor:hasan b
Sumber:tempo.co
Kategori:GoNews Group, Umum
wwwwww