Padang Sumbar Siapkan 15 Event Keren di 2017

Padang Sumbar Siapkan 15 Event Keren di 2017
Kemenpar.
Rabu, 29 Maret 2017 12:35 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Padang tak hanya ngetop dengan Tour de Singkarak yang melewati wilayahnya. Di 2017 ini, ada 15 agenda keren yang sudahdisiapkan untuk menarik minat kunjungan wisatawan. Salah satunya pemecahan rekor MURI.

"Dalam setahun akan ada 15 event pariwisata yang siap digelar di Kota Padang. Beberapa di antaranya yang berskala besar akan dimaksimalkan pelaksanaannya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Medi Iswandi.

Medi menjelaskan, pada April 2017 akan digelar lima agenda wisata yang termasuk di antaranya untuk memecahkan rekor MURI. Yang suka sport tourism, ada Lomba Selaju Samoan yang siap menyapa pada 12 hingga 15 April di Banda Bakali. Setelah itu, ada akan dilanjutkan pemecahanbrekor MURI dengan penampilan 1.000 Baju Kuruang Basiba di Pantai Padang dan Festival Siti Nurbaya pada 13 hingga 17 April di Pantai Padang.

Yang suka nonton kontes kecantikan, ada Pemilihan Uda dan Uni Kota Padang pada 17 hingga 29 April di Hotel Kyriad Bumi Minang. Yang suka belanja dan kuliner, ada Padang Fair pada 28 April hingga 8 Mei 2017. Kemudian pada Juli 2017 akan digelar agenda paling akbar bertaraf internasional yakni Pertemuan Ulama se-Asia Tenggara pada 16 hingga 23 Juli. "Pada Juli, Padang juga akan jadi lokasi finis penyelenggaraan Tour de Singkarak. Lokasinya di Pantai Cimpago. Serta diadakan pula Lomba Qasidah Lasqi se-Indonesia pada bulan yang sama dan Padang menjadi tuan rumahnya," tambah Medi.

Di bulan September, Padang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Minangkabau Halal Tourism Fair serta Musyawarah Besar Dewan Ekonomi Syariah Indonesia. Pada 6 September, Padang juga jadi tuan rumah Festival Kuliner Minangkabau di Taman Melati.

Tidak berhenti di situ, pada 1 Agustus 2017 akan dilaksanakan Festival Dragon Boat Internasional di Banda Bakali dilanjutkan Pawai Telong-Telong di Pantai Cimpago pada 6 Agustus 2017.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Esthy Reko Astuti mengatakan, dengan memiliki calender of event yang telah diumumkan jauh hari sebelumnya, akan menarik banyak kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

"Kegiatan yang diadakan di Kota Padang, tentu akan menjadi daya tarikbtersendiri bagi wisatawan. Apalagi dengan kejelasan kapan diadakannya, akan dijadikan catatan agenda bagi travelers," kata Esthy.

Esthy mengatakan, pemerintah kota bersama pengusaha dapat membangun destinasi wisata yang berdaya saing, serta memperkenalkan kuliner tradisional Indonesia, khususnya Kota Padang. "Melalui kegiatan inibdapat memperkenalkan kuliner unggulan daerah dan dapat menjadi ikon dibdaerahnya. Kita memiliki potensi kuliner yang bervariasi dan rasanya menyenangkan banyak orang," pungkas Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sendiri mengapresiasi langkah Padang dalam mengemas Calendar of Events 2017. Waktunya juga sudah pasti, ada tanggal dan bulannya. Sehingga memudahkan wisatawan membuat perencanaan berwisata ke Padang. "Yang penting jangan sampai berubah tanggal, apalagi bulan dan tahun. Jangan lupa promosikan melalui pendekatan POP (pre-event, on-event  dan post-event) agar mencapai sasaran yang optimal,” pesan Menpar Arief Yahya. ***

wwwwww