Home > Berita > Umum

Bupati Amril Akui Orang Minang Itu Punya Etos Kewirausahaan Tinggi

Bupati Amril Akui Orang Minang Itu Punya Etos Kewirausahaan Tinggi
Bupati Bengkalis, Amril Mukminin Bupati lainnya dari Sumbar menerima singgang ayam dari Ketua IKMR Mandau, Indra Verniza Datuak Mangiang
Senin, 27 Maret 2017 07:04 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Orang Minang asal Sumatera Barat memang banyak yang merantau di Bumi Melayu ini sejak Indonesia merdeka, termasuk di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Orang Minang ini juga dikenal sosok ulet dan gigih serta memiliki etos kewirausahaan tinggi.

Ungakapn itu disampaikan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin saat menghadiri Gerakan Ekonomi dan Budaya (Gebu) Minang dan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Kecamatan Mandau.

"Hal ini menjadi salah satu kekuatan masyarakat Kabupaten Bengkalis asal Minangkabau berkontribusi memajukan daerah," kata Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Minggu malam (26/3/2017).

Dikatakan Amril, melalui filosofi yang teguh dipegang, yaitu dima bumi dipijak disinan langik dijunjuang, dimanapun masyarakat asal minangkau mampu beradaptasi sekaligus menyatu atau bersebati dengan masyarakat lain, tidak terkecuali di Kecamatan Mandau yang warganya beranekaragam. Falsafah hidup tersebut, menjadi kekuatan utama dalam merajut pembangunan di Negeri Junjungan yang sama-sama kita cintai.

"Kami percaya, bukan hanya kami, tapi kita semua yang bukan berasal dari suku Minangkabau, dapat merasakan kontribusi positif masyarakat Minang dalam agenda pembangunan daerah," ujar suami dari Kasmarni ini.

Diungkapkan Amril Mukminin, sumbang saran dari para tokoh masyarakat Kabupaten Bengkalis asal Minangkabau terhadap kebijakan pemerintah, dinilai sangat berharga. Sebab itu, budaya sumbang saran tersebut, sangat dibutuhkan untuk saling mengingatkan, sekaligus kontrol sosial terhadap pelaksanaan pembangunan yang akan dan sudah dilaksanakan.

"Untuk membangun Kabupaten Bengkalis yang kita cintai ini, saya mengajak seluruh elemen menggalang kebersamaan, persatuan dan kesatuan dalam bentuk hubungan silaturahmi yang kokoh. Setiap elemen harus melepaskan ego daerah dan utamakan upaya pembauran di segala aspek kehidupan," harapnya melalui GoRiau.com (GoNews Grup).

Selain itu juga, kehadiran berbagai suku dan organisasi kedaerahan, bukan bermakna diantara kita harus mempersempit rasa kebersamaan. Sebaliknya, hal itu justru harus dijadikan sebagai salah satu upaya untuk kian mempererat semangat ke-bhinneka-an yang selama ini sudah terjalin baik.

"Kita semua tahu, keberhasilan dan suksesnya pembangunan yang kita jalankan di Kabupaten Bengkalis, khususnya di Kecamatan Mandau ini, tidak akan terwujud, apabila tidak didukung adanya rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan diantara seluruh lapisan masyarakat," tandas mantan anggota DPRD Bengkalis ini.***
loading...
Kategori:Umum
wwwwww