Target 1 Juta Wisman dari Kemenpar, Pemprov Riau Ajak Pemangku Pariwisata Bersenergi Majukan Pesona Wisata Riau

Target 1 Juta Wisman dari Kemenpar, Pemprov Riau Ajak Pemangku Pariwisata Bersenergi Majukan Pesona Wisata Riau
Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal Usman saat menutup acara Branding Pesona. (istimewa)
Rabu, 22 Maret 2017 15:34 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Menteri Pariwisata RI Arief Yahya pada saat acara peluncuran kalender iven pesona wisata Riau beberapa waktu lalu, meminta Pemprov Riau untuk komitmen mendatangkan 1 juta wisatawan mancanegara per tahun.

Untuk mencapai target tersebut tidak terlepas melalui Branding Pesona Indonesia dan Branding pesona wisata di daerah. Keberhasilan Branding Pesona Indonesia ini membutuhkan konsistensi bersama seluruh pemangku kepentingan pariwisata.

Untuk menciptakan sinergisitas antar lembaga dibidang kepariwisataan dalam rangka menciptakan Branding guna meningkatkan sektor pariwisata di Riau, Pemprov melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Riau, melakukan rapat koordinasi (Rakor) disela-sela penutupan acara Sosialisasi Branding Pesona Indonesia, di kantor Dispar Riau komplek Bandar Seni Raja Ali Haji Pekanbaru, Rabu (22/03/2017).

Rakor dihadiri oleh stakeholder pariwisata yang meliputi Dinas Pariwisata se kabupaten/kota Riau, dan Asosiasi Pariwasta dipimpin oleh Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Riau Fahmizal Usman.

Dalam pemaparanya, Kadispar Riau mengatakan, "branding" merupakan kesan serta janji yang perannya sangat penting untuk mendorong pemerintah serta para pemangku kepentingan pariwisata untuk mensosialisasikan pariwisata.

"Hal ini upaya untuk menegaskan reputasi produk pariwisata yang berpola sesuai mindset kekinian, teknologi, trend wisata, yang esensi dasarnya berangkat dari nilai-nilai originalitas dan keunikan lokal. Riau sangat kaya dengan keragaman budaya, dan keindahan alam dan hal itu merupakan modal dalam mengembangkan kepariwisataan di Provinsi Riau," kata Kadispar Riau Fahmizal Usman.

Namun, lanjutnya, untuk berhasil dalam menciptakan itu, tentu pemerintah Provinsi Riau khususnya Dinas Pariwisata memerlukan sinergitas dengan semua pemangku kepentingan baik di pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, pihak swasta, komunitas dan media.

"Mari kita bersama-sama melakukan Branding untuk kemajuan pariwisata Riau. Sebagaimana halnya bunyi jika disuarakan oleh semakin banyak orang dengan cara yang sama, semakin besar pula gaung resonansinya, semakin jelas pesannya. Sebaliknya jika disuarakan dengan cara yang berbeda-beda, maka pesannya menjadi tidak jelas bagi masyarakat," katanya lagi.

Pada tahun 2015 lalu ,tepatnya saat Upacara Peringatan HUT ke-58 Riau, Pemprov Riau telah melaksanakan Launching Riau The Homeland of Melayu, diharapkan Tag line ini mampu memberi semangat bagi Provinsi Riau dalam mewujudkan visi Riau 2020.

Melalui semangat tag line tersebut, pemprov Riau membangunan pariwisata berbasis budaya dan akan terus mendorong agar jumlah wisatawan nasional dan internasional mau mengunjungi Riau, hal ini juga dalam rangka mensukseskan visi dan misi Riau 2020. ***

Kategori:GoNews Group
wwwwww