Home  /  Berita  /  Peristiwa

Waspada! Puncak Musim Hujan Hingga April, 144 Kecamatan di Sumbar Berpotensi Mengalami 'Gerakan Tanah'

Waspada! Puncak Musim Hujan Hingga April, 144 Kecamatan di Sumbar Berpotensi Mengalami Gerakan Tanah
Longsoran (gerakan tanah) akibat tingginya curah hujan di Limapuluh Kota, Sumbar beberapa hari lalu (Foto: masgondrong9)
Selasa, 07 Maret 2017 19:13 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Bencana longsor yang menerjang beberapa wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ternyata telah masuk dalam prediksi wilayah berpotensi mengalami 'gerakan tanah'.

Gerakan tanah merupakan proses perpindahan massa batuan dan tanah dari tempat asalnya ke tempat yang lebih rendah akibat proses gangguan keseimbangan lereng. Hal tersebut dapat berupa rayapan tanah atau longsoran.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ada 144 kecamatan di 16 kabupaten/kota di Sumatera Barat yang berpotensi terjadi gerakan tanah atau awamnya longsoran ini, baik itu berkategori menengah hingga tinggi pada Maret 2017 ini.

Data di atas dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BVKG) sebagai peringatan dini untuk pemerintah setempat. Adapun masing-masing kategori (Menengah dan Tinggi) ini mengacu pada kondisi di suatu daerah yang memiliki potensi.

Ads

Penyebab gerakan tanah itu karena curah hujan yang terjadi di atas normal, terutama pada daerah perbatasan dengan lembah, sungai, gawir hingga tebing jalan. Kondisi seperti ini berpotensi terjadi di 144 kecamatan di 16 kabupaten di Sumbar.

Daerah yang tergolong dalam kategori menengah hingga tinggi antara lain Solok, Solok Selatan, Kota Solok, Agam, Bukittinggi, Padang Pariaman, Padang Kota, Sawahlunto, Sijunjung, Dhamasraya, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai bahkan daerah Limapuluh Kota.

"Dari 144 kecamatan, sekitar 69 kecamatan di 16 kabupaten/kota tersebut yang tergolong menengah hingga tinggi," ungkap Kepala Bidang Data dan Informasi serta Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Selasa (7/3/2017) sore.

Pihaknya, kata Sutopo, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai potensi bencana alam, seperti banjir, longsor dan angin puting beliung. Itu mengingat puncak musim hujan bakal terjadi sampai April 2017 nanti.

"Kita harap semua stake holder BPBD setempat untuk bersinergi dalam memberikan peringatan dini kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bahaya, khususnya pada situasi musim hujan seperti sekarang," singkatnya. ***

GoSumbar.com Rumah Warga dan Jalan di Solok Selatan Tertimbun Longsor
GoSumbar.com Ratusan Rumah di Aia Gadang Pasaman Sumbar Terendam Banjir
GoSumbar.com Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Limapuluh Kota Timbulkan Kerugian Hingga Rp252,9 Miliar
GoSumbar.com 1 Lagi Korban Tewas Ditemukan, Berikut Kondisi Terkini Pasca Bencana Banjir dan Longsor yang Menerjang Limapuluh Kota, Sumatera Barat
GoSumbar.com Sore Tadi, Jalan Lintas Bangkinang-Rantau Berangin Amblas Sepanjang 8 Meter, Arus Kembali Dialihkan
GoSumbar.com 14 Ribu Lebih Pelanggan PLN Tak Teraliri Listrik, Hingga Minggu Malam Akses Riau-Sumbar di Pangkalan Masih Terputus Akibat Longsor
GoSumbar.com Memilukan, Bayi Umur 2 Hari Jadi Korban Banjir di Pangkalan Limapuluh Kota, Tak Sempat Diselamatkan Hingga Tenggelam Bersama Inkubator
GoSumbar.com Jalur Sumbar-Riau Masih Dialihkan ke Kiliranjao, Petugas Fokus Bersihkan Material Longsor dan Perbaikan Jalan Amblas
GoSumbar.com Data BNPB: 8 Kecamatan dan 13 Nagari Terdampak Bencana Banjir dan Longsor di Sumbar
GoSumbar.com Tanggap Darurat Selama 7 Hari, Berikut Data Korban Tewas dan Luka Akibat Bencana Longsor Serta Banjir di Pangkalan Limapuluh Kota
GoSumbar.com 1 Korban Bencana Banjir di Pangkalan Koto Baru Ditemukan Tewas Mengapung Diantara Sampah di Aliran Sungai Batang Mahat
GoSumbar.com Banjir Mulai Surut, Daerah Pangkalan Sumbar Masih Terisolir Hingga Pagi Ini Akibat Longsor yang Menutup Jalan, Berikut Info Terbarunya
GoSumbar.com 22 Titik Longsor Disepanjang Jalur Riau-Sumbar, Evakuasi Korban Masih Dilakukan Hingga Malam Ini, Berikut Info Terbarunya
GoSumbar.com 5 Pintu Air PLTA Koto Panjang Dibuka Siang Ini, Pemukim Dibantaran Sungai Kampar Diminta Hindari Aktivitas Dekat Sungai
GoSumbar.com Banjir Tinggi Masih Rendam Daerah Pangkalan Koto Baru Hingga Siang Ini, Akses Jalan Lintas Riau-Sumbar Tak Bisa Dilewati, Berikut Situasi Terkininya
GoSumbar.com Jalur Lintas Riau-Sumbar Putus Akibat Banjir dan Longsor, Polisi Alihkan Rute ke Kiliranjao
GoSumbar.com 2 Kecamatan di Kampar Terendam Air, Akses Lintas Riau-Sumbar Putus Akibat Longsor dan Banjir di Pangkalan
GoSumbar.com Gus Jazil: Masalah antara Agama dan Negara sudah Tuntas
wwwwww