Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
22 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
2
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
10 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
3
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
4
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
Kesehatan
3 jam yang lalu
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
5
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
9 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
6
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
GoNews Group
4 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Tanam Modal di Pessel, Jepang akan Bangun Kelistrikan Berbahan Baku Sekam dan Ampas Sawit

Tanam Modal di Pessel, Jepang akan Bangun Kelistrikan Berbahan Baku Sekam dan Ampas Sawit
Rabu, 01 Februari 2017 14:15 WIB
PAINAN-Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Hendrajoni mengatakan pemerintah Jepang akan menanamkan modal pada sektor kelistrikan.


Investasi Pemerintah Negeri Sakura pada sektor kelistrikan akan memanfaatkan bahan baku seperti sekam, ampas buah kelapa sawit dan lainnya, katanya di Padang, Selasa.

Seusai informasi yang ia dapatkan bahwa Jepang akan berinvestasi pada angka Rp500 miliar dan memusatkan kegiatan pada dua lokasi diantaranya Kecamatan Lunang.

Ia mengatakan terpilihnya Pesisir Selatan sebagai tujuan investasi Jepang merupakan berkah karena merupakan satu-satunya di Indonesia, sementara di Kawasan Asia Tenggara tujuannya adalah Vietnam dan Thailand.

Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Pesisir Selatan, Alfis Basyir menyebutkan untuk memuluskan rencana investasi tersebut Bupati Hendrajoni akan bertandang ke Jepang.

Ia menjelaskan persyaratan administrasi kunjungan tersebut diantaranya harus mendapat izin dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Luar Negeri namun proses tersebut hampir selesai.

Ia mengatakan bahwa seluruh biaya kunjungan tersebut akan ditanggung Pemerintah Jepang.

Anggota DPRD setempat, Zarfideson mendorong agar pemerintah kabupaten giat menginformasikan ketersediaan lahan, bahan baku dan juga sumber daya manusia di daerah itu dengan harapan memancing pemilik modal untuk berinvestasi.

''Pesisir Selatan memiliki sumber daya yang mumpuni baik alam maupun manusianya, pemerintah kabupaten kami imbau aktif menginformasikan hal itu ke investor baik dalam maupun luar negeri,'' katanya.

Ia mencontohkan salah satunya adalah kebutuhan investor pengelola CPO karena hingga saat ini hanya ada lima investor pengelola, padahal 11 dari 15 kecamatan yang ada masyarakatnya sebagian besar merupakan pekebun kelapa sawit.***


Editor : Evi Endri
Sumber : okezone.com
Kategori : Umum, Pesisir Selatan

Loading...
www www