Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
GoNews Group
22 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
2
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
GoNews Group
22 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
3
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ekonomi
21 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
4
Alhamdulilah, dari 25 Orang Pasien Positif Covid -19 di Padang Panjang, 21 Orang Dinyatakan Sembuh
Lingkungan
11 jam yang lalu
Alhamdulilah, dari 25 Orang Pasien Positif Covid -19 di Padang Panjang, 21 Orang Dinyatakan Sembuh
5
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
GoNews Group
18 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
6
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Kesehatan
20 jam yang lalu
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Jadikan Taman Bacaan Pilihan Bermain, Cara Pemkab Pessel Tingkatkan Minat Baca

Jadikan Taman Bacaan Pilihan Bermain, Cara Pemkab Pessel Tingkatkan Minat Baca
Ilustrasi. (f: ant)
Senin, 30 Januari 2017 13:32 WIB
PAINAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), berencana membangun kemitraan dengan nagari (desa adat) di daerah itu guna meningkatkan minat baca masyarakat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Pesisir Selatan, Mawardi Roska di Painan, Selasa, mengatakan selain bermitra dengan nagari pihaknya juga akan bermitra dengan masjid, sekolah dan lembaga lainnya.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan minat baca masyarakat yang dinilai masih rendah.

Ia mengatakan hal tersebut terlihat dari jumlah taman bacaan yang hanya berjumlah satu buah.

Selain menjalin kemitraan upaya lain yang ditempuh adalah dengan memaksimalkan mobil perpustakaan keliling.

''Saat ini kami memiliki tiga unit mobil perpustakaan keliling dan jika dimaksimalkan itu sudah lebih dari cukup namun hingga sekarang keberadaannya belum dinantikan oleh masyarakat,'' katanya.

Ia menjelaskan di negara-negara maju keberadaan perpustakaan dengan bacaan yang berkualitas sudah menjadi pembahasan serius dan menjadi urusan wajib.

Karena, katanya negara-negara maju menilai minat membaca akan sejalan dengan pola pikir masyarakat pada sebuah daerah.

Beranjak dari sana maka pihaknya akan berupaya menyusun strategi dan terobosan untuk mencapai hal itu.

Selain itu upaya lain yang akan ditempuh adalah dengan menjadikan taman bacaan sebagai pilihan bermain dengan disediakanya prasarana berupa jaringan internet gratis serta didukung beberapa unit perangkat komputer.

Ia menjelaskan dengan upaya itu maka taman bacaan akan sering dikunjungi oleh masyarakat karena selain tersedianya berbagai buku bacaan juga memudahkan pelajar dan mahasiswa yang akan menyelesaikan tugas mereka.***

Editor : Evi Endri
Sumber : sumbar.antara.com
Kategori : Pesisir Selatan, Umum

Loading...
www www