Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Diduga Korban Begal, Briptu Andri Ternyata Tewas Ditabrak Anggota TNI
GoNews Group
17 jam yang lalu
Sempat Diduga Korban Begal, Briptu Andri Ternyata Tewas Ditabrak Anggota TNI
2
Kurikulum Baru Kemendikbud: Sejarah Bukan Pelajaran Wajib SMA
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Kurikulum Baru Kemendikbud: Sejarah Bukan Pelajaran Wajib SMA
3
Waduh... Suami Ngaku Kena Covid-19 ke Istri Biar Bisa Menginap dengan Selingkuhan
Internasional
23 jam yang lalu
Waduh... Suami Ngaku Kena Covid-19 ke Istri Biar Bisa Menginap dengan Selingkuhan
4
Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19
Kesehatan
20 jam yang lalu
Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19
5
Dugaan Pidana Kebakaran Kejagung, Puan: Tunggu Hasil Penyidikan
GoNews Group
20 jam yang lalu
Dugaan Pidana Kebakaran Kejagung, Puan: Tunggu Hasil Penyidikan
6
SE Maret Dicabut, Kenali Satgas Covid-19 Daerah dari SE September
Pemerintahan
18 jam yang lalu
SE Maret Dicabut, Kenali Satgas Covid-19 Daerah dari SE September
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Innalillahi... Guru SD di Padang Panjang Ini Ditemukan Tewas Tergantung di Rumahnya

Innalillahi... Guru SD di Padang Panjang Ini Ditemukan Tewas Tergantung di Rumahnya
Guru SDN di Padang Panjang ini ditemukan tewas tergantung di rumahnya sendiri, Senin 23 Januari 2017 sekira pukul 18.15 WIB. ( foto, Ferix Sonanda)
Senin, 23 Januari 2017 22:13 WIB
Penulis: Jontra
PADANG PANJANG - Entah ada persoalan apa, sehingga seorang guru yang merupakan warga Silaing Atas, Padang Panjang ini diduga nekat mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara gantung diri dengan sebuah kain panjang di dalam rumahnya sendiri, yang terletak di jalan M. Yamin No 114 RT 01 Kelurahan Silaing Atas, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Senin 23 Januari 2017, sekira pukul 18.15 WIB sore.

Mendengar peristiwa itu, warga Padang Panjang pun gempar dan berduyun - duyun ke lokasi terjadinya peristiwa tersebut. Korban gantung diri tersebut kemudian diketahui berinisial NM (54) dan merupakan warga Kelurahan Silaing Atas, Kota Padang Panjang dan sehari - harinya berprofesi sebagai seorang guru sekolah dasar di SDN 01 Pasar Usang, Padang Panjang.

Terkait hal itu, Kapolres Padang Panjang AKBP Cepi Noval mengatakan, bahwa sesaat setelah peristiwa itu terjadi korban pertama kali ditemukan oleh anak kakak korban berinisial I (20).

Disebutkan juga oleh Kapolres, dari keterangan saksi, korban berada di rumah sendirian, saat peristiwa itu terjadi rumah dalam keadaan terkunci. Karena mendapati rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, I bersama salah seorang keluarga korban lainnya yang berinisial Y (63) memutuskan untuk mencongkel salah satu jendela yang terletak bagian depan bagian sebelah kanan rumah korban.

"Namun, setelah pintu rumah diketuk - ketuk oleh saksi dan tidak juga terdengar sahutan dari dalam, maka saksi memutuskan untuk menjebol teralis jendela depan rumah sebelah kanan tersebut," ungkapnya.

Alangkah kagetnya mereka, setelah masuk ke dalam rumah, saksi bersama keluarga yang lain mendapati korban dalam keadaan tergantung di lantai 2 rumahnya dengan mengunakan kain Panjang, ungkap Cepi Noval.

"Karena melihat kondisi korban yang sudah tak bernyawa, korban kemudian langsung diturunkan dari tali gantungan itu," jelasnya.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Padang Panjang untuk menjalani pemeriksaan medis. AKBP Cepi Noval juga mengatakan, usai melakukan proses identifikasi, polisi juga tengah menyelidiki kasus yang diduga kuat bunuh diri ini, pungkasnya.(**)


wwwwww