Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
17 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
GoNews Group
14 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
3
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
GoNews Group
14 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
4
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ekonomi
13 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
5
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
GoNews Group
10 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
6
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Kesehatan
12 jam yang lalu
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   Ekonomi

Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari

Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari
Peserta sosialisasi APB Nagari di ruang pertemuan Dinas Pemberdayaan Masyarakatat Nagari, di Arosuka, kamis, 19/01/17.
Kamis, 19 Januari 2017 20:33 WIB
Penulis: Ilham Noviandre

SOLOK--Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari (APB-Nagari) merupakan suatu acuan resmi bagi pemerintahan Nagari  dalam menentukan prioritas program dan kegiatan tahunan yang  akan dibiayai, kata, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kabupaten Solok, Medison, S. Sos, M.Si dalam soialisasi APB Nagari di Arosuka, Kamis, 19/01/17.

Pembiayaan Anggaran Pendapatan Belanja Nagari bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Propinsi dan APBN, ujarnya dihadapan 74 orang Wali Nagari  BMN dan Pengurus KAN dari 74 Nagari.

Medison menambahkan APB Nagari hendaknya menciptakan suatu kepastian kebijakan yang merupakan komitmen pemerintahan nagari, potensi masuarakat dan Analisis Kondisi Nagari.

Untuk itu tukuknya, jadi APB Nagari harus disusun melalu Musrenbang Nagari, sehingga kita dapat
mengetahui tingkat kepentingan program Nagari.

Kabid Pemerintah Nagari, Hazwiyaldi,S.Pd menambahkan, penyusunan APB Nagari harus mengidentifikasi program yang telah berjalan, data-data tentang fisik, ekonomi, kependudukan, sarana dan prasarana ,kebutuhan masyarakat serta potensi dan kendala di Nagari.

Yang tidak kalah penting tambah Kabid, dalam penyusunan APB nagari,  kita harus melakukan analisis setiap aspek kondisi masyarakat dan pembangunan yang telah kita laksanakan.***

Editor : M Siebert
Kategori : Ekonomi, Pemerintahan, GoNews Group, Solok

Loading...
www www