Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
Hukum
11 jam yang lalu
Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
2
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
3
Warga Tidak Pakai Masker Diborgol, Koruptor Malah Bebas
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Warga Tidak Pakai Masker Diborgol, Koruptor Malah Bebas
4
Ingat PSK yang Digerebek Anggota DPR Andre Rosiade di Hotel? Ini Vonis Dijatuhkan Hakim Kepadanya
Peristiwa
21 jam yang lalu
Ingat PSK yang Digerebek Anggota DPR Andre Rosiade di Hotel? Ini Vonis Dijatuhkan Hakim Kepadanya
5
Wakil Ketua MPR: Mendikbud Buta Sejarah
Politik
19 jam yang lalu
Wakil Ketua MPR: Mendikbud Buta Sejarah
6
Ibu Penikam Syekh Ali Jaber Sebut Anaknya Sering Kesurupan saat Dengar Azan
Hukum
12 jam yang lalu
Ibu Penikam Syekh Ali Jaber Sebut Anaknya Sering Kesurupan saat Dengar Azan
Home  /  Berita  /  Umum

Awas! Jangan Sembarang Selfie, Jadi Objek Wisata Dadakan, Bendungan Koto Pulai Koto Tangah Kota Padang Membahayakan

Awas! Jangan Sembarang Selfie, Jadi Objek Wisata Dadakan, Bendungan Koto Pulai Koto Tangah Kota Padang Membahayakan
Bendungan Koto Pulai Koto Tangah Kota Padang yang kini jadi objek wisata dadakan. (Humas)
Minggu, 27 November 2016 10:44 WIB

PADANG - Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mengingatkan warga untuk tidak mendekati bendungan Koto Pulai, Kecamatan Koto Tangah. Sebab, daerah itu rawan bencana.

"Warga agar tidak mendekat ke objek bendungan apalagi berfoto di sana karena membahayakan," papar Kadisbudpar Kota Padang Medi Iswandi, Sabtu (26/11/2016).

Bendungan Koto Pulai ambruk beberapa waktu lalu. Air bah menghantam bendungan hingga jebol. Kini, lokasi bendungan itu dikunjungi banyak orang. Bendungan yang
mirip air terjun Niagara itu menjadi objek wisata dadakan.

"Di atas bendungan itu kini cukup banyak material, termasuk besi penyangga bendungan yang sewaktu-waktu bisa terseret air dan menimpa warga yang mandi atau berfoto di lokasi itu," terang Medi.

Tidak itu saja, sewaktu-waktu air bah bisa saja datang menghantam warga yang berada di bawah bendungan. Karena menurut warga setempat, setiap hujan deras di hulu, air bah selalu datang hingga sampai ke bendungan, meski saat itu tidak terjadi hujan di seputar bendungan tersebut.

Medi menyebut, jika pengunjung ingin berfoto di lokasi itu sebaiknya tidak turun ke bawah bendungan. Cukup di atas tebing sungai saja.

"Jika mau selfie sebaiknya di atas tebing sungai saja," imbaunya.

Hingga hari ini Disbupar Kota Padang tidak pernah mempromosikan maupun merekomendasikan bendungan tersebut sebagai tempat wisata.

"Mempromosikan lokasi rawan bencana ke masyarakat sama saja dengan mengundang masyarakat bertemu dengan musibah nantinya," tutup Medi. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Umum, Lingkungan, GoNews Group, Padang

wwwwww