Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Politik
14 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
2
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
Ekonomi
19 jam yang lalu
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
3
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Umum
20 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
21 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
GoNews Group
15 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
6
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
GoNews Group
20 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Wako Padang Tegaskan: Warga Kota Jangan Terima Beras Bulog Tak Layak!

Wako Padang Tegaskan: Warga Kota Jangan Terima Beras Bulog Tak Layak!
Wako Padang H. Mahyeldi ketika akan melakukan panen padi di sebuah Keltan di Padang. (Humas)
Kamis, 24 November 2016 12:52 WIB

PADANG - Pemerintah Kota Padang tidak saja memikirkan ketahanan pangan. Akan tetapi juga keamanan pangan. Terutama keamanan pangan yang akan dikonsumsi masyarakat.

Hal ini dikatakan Walikota Padang H. Mahyeldi Ansyarullah Dt Marajo saat menghadiri panen padi salah satu kelompok tani di Padang, Rabu (23/11/2016).

"Tidak hanya ketahanan pangan, keamanan pangan juga dipikirkan," tegasnya.

Terkait itu, walikota mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menerima beras bulog yang tak layak dikonsumsi. Jika ada yang tetap menerima dan mengkonsumsinya, akan sangat berbahaya bagi kesehatan.

"Jika menemukan beras tak layak, jangan diterima, balikkan lagi ke Bulog," ajaknya.

Walikota juga mengimbau kepada camat dan lurah untuk memeriksa dulu kualitas beras bulog sebelum dibagikan kepada masyarakat. Mahyeldi berharap beras yang diterima dapat terjamin untuk dikonsumsi masyarakat.

"Kalau ada beras seperti itu (tidak layak), kumpulkan dan ganti," ucap Mahyeldi.

Pemerintah memang diharuskan menjamin hak rakyat. Apapun yang dikonsumsi masyarakat, pemerintah harus memastikan apakah layak atau tidak. "Kita sudah melakukan MoU dengan Bulog untuk beras tersebut," tukas Mahyeldi. (Charlie)

Editor : Calva
Kategori : Padang, GoNews Group, Lingkungan, Pemerintahan

Loading...
www www