Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai di Kota Padang Panjang

Wako Hendri Arnis: Kebersamaan Kunci Kehidupan Bermasyarakat Berbangsa Dan Bernegara

Wako Hendri Arnis: Kebersamaan Kunci Kehidupan Bermasyarakat Berbangsa Dan Bernegara
Wako Padang Panjang Hendri Arnis menandatangani piagam kebhinekaan dihadapan warga, tokoh masyarakat dan aparat pemerintahan. (Humas)
Rabu, 23 November 2016 07:27 WIB

PADANG PANJANG - Kebersamaan adalah salah satu kunci untuk mencapai tujuan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945, sehingga segala bentuk tantangan, hambatan, ancaman dan gangguan baik internal maupun eksternal akan mudah diatasi.

Demikianlah yang disampaikan oleh Walikota Padang Panjang Hendri Arnis saat menjadi Irup Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai dihadapan para ASN, unsur TNI/ POLRI,para pelajar beserta seluruh lapisan masyarakat dari Kota Padang Panjang maupun tanah datar yang diwakili oleh Ninik Mamak,Wali Nagari serta para tokoh masyarakat setempat, Selasa (22/11/2016) di Lapangan Anas Karim.

Turut hadir pada acara tersebut, Kapolres Padang Panjang AKBP Cepi Noval SIK ,Kasdim 0307 Tanah Datar Mayor Haryoko, para pejabat pemerintah, pejabat TNI, POLRI dan undangan lainnya.

Dikatakannya, dengan adanya Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai, ia berharap akan tercapai tujuan untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, memperkuat solidaritas antara TNI- Polri dan Pemerintah Daerah serta tokoh masyarakat, lalu mendukung pembangunan daerah.

Kemudian tercapai tujuan terbangunnya komunikasi secara intens, transparan sinergi yang harmonis, kesetaraan dalam penyelesaian masalah, komitmen untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat serta membangun kemitraan internal. lebih lanjut membangun kemitraan eksternal dalam partisipasi aktif dan juga ikut proaktif dalam kegiatan masyarakat sekaligus untuk pendekatan dini mencegah secara dini terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Lebih jauh Wako Hendri Arnis menyampaikan perbedaan keragaman suku bangsa dan budaya, perbedaan agama dan aneka aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, perbedaan ras dan warna kulit, serta bermacam macam golongan dan kelompok yang berbeda, tidaklah menjadi penghalang bagi bangsa kita untuk bersatu.

“Tentunya hal itu akan dapat terwujud karena adanya kesadaran untuk mengedepankan nilai persatuan dan kesatuan diatas segala bentuk perbedaan, kesadaran persatuan dan kesatuan yang dibalut dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika, Tan Hana Dharma Mangrawa yang artinya berbeda bedaa tetapi tetap satu jua, dan tidak ada pengabdian yang mendua,” ungkapnya.

Dipenghujung acara , Wako Hendri Arnis bersama Unsur MUSPIDA dan tokoh masyarakat, mendatangani pernyataan deklarasi bersama kebhinekaan cinta damai sewilayah hukum Padang Panjang yang telah dibacakan oleh Wako Hendri Arnis diawal acara bersama seluruh stakeholder yang mengikuti apel pada hari itu. (Humas)


wwwwww