Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Amerika Chaos, MPR Minta KBRI Lindungi WNI
GoNews Group
8 jam yang lalu
Amerika Chaos, MPR Minta KBRI Lindungi WNI
2
Kapolres: Hasil Swab Personel Polres Sijunjung Negatif Covid-19
Sijunjung
10 jam yang lalu
Kapolres: Hasil Swab Personel Polres Sijunjung Negatif Covid-19
3
Polisi Panggil Sejumlah Saksi Dugaan Pencemaran Nama Baik Ketua KPU Sumbar
Sumatera Barat
10 jam yang lalu
Polisi Panggil Sejumlah Saksi Dugaan Pencemaran Nama Baik Ketua KPU Sumbar
4
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
11 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
5
Indonesia Buktikan Pancasila Kuatkan Masyarakat di Tengah Pandemi
GoNews Group
8 jam yang lalu
Indonesia Buktikan Pancasila Kuatkan Masyarakat di Tengah Pandemi
6
Bertambah 467, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Hampir 27 Ribu
Kesehatan
8 jam yang lalu
Bertambah 467, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Hampir 27 Ribu
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Diterima Walikota Hendri Arnis, LPSE Kota Padang Panjang Kembali Raih National Procurement Award (NPA) 2016

Diterima Walikota Hendri Arnis, LPSE Kota Padang Panjang Kembali Raih National Procurement Award (NPA) 2016
Wako Padang Panjang Hendri Arnis dan istri disambut warga dalam sebuah kunjungan ke lapangan. (Humas)
Minggu, 20 November 2016 07:50 WIB

PADANG PANJANG - Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, Kota Padang Panjang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Padang Panjang kembali menerima anugerah National Procureent Award (NPA) 2016 dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI.

Setelah sebelumnya pada tahun 2015 yang lalu, LPSE Kota Padang Panjang meraih National Procureent Award 2015 pada kategori Leadership in Procurement Transformation. Kali ini LKPP RI kembali menganugerahi LPSE Kota Padang Panjang penghargaan yang sama namun pada kategori yang lebih prestisius, yakninya kategori Komitmen Penerapan Standar LPSE 2014.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Walikota Padang Panjang H. Hendri Arnis dari Deputi Bidang Monitoring, Evaluasi Pengembangan Sistem Informasi LKPP RI Sarah Sadiqa bersama Kepala LKPP RI Agus Prabowo dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LPSE seluruh Indonesia, yang diselenggarakan oleh LKPP RI di Gedung Balai Kartini, Jl. Gatot Subroto, Jakarta 4 November 2016 ini.

Sebagaimana diketahui bahwa penghargaan kali ini berkaitan erat dengan pemenuhan standarisasi LPSE sesuai dengan ketentuan dari LKPP RI. Untuk bisa menerapkan standarisasi tersebut sebuah LPSE harus memenuhi 17 standarisasi yang terdiri dari berbagai komponen, baik itu kelengkapan dokumen legalitas kelembagaan, infrastruktur, Standar Operasional Manajemen (SPM), Sumber Daya Manusia (SDM), hingga alokasi anggaran. Oleh karena itu tidak dapat dipungkiri lagi bahwa National Procurement Award yang diterima Kota Padang Panjang tahun ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen dalam Pemerintahan Kota Padang Panjang di bawah arahan Walikota H. Hendri Arnis, BSBA.

Terkait penghargaan ini, Walikota Padang Panjang yang didampingi oleh Inspektur Kota Padang Panjang Syahdanur, SH, MM, Kabag Adm. Pembangunan Irsal, S. Sos, Kepala LPSE Kota Padang Panjang Ario Dian Pratama, ST dan Kepala ULP Kota Padang Panjang Efi Gusrianto, ST menegaskan kembali komitmennya dalam penerapan electronic procurement dalam proses Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah dalam Lingkungan Pemerintah Kota yang dipimpinnya.

“Alhamdulillah, tahun ini kita kembali menerima National Procurement Award dari LKPP RI. Bersama dengan diterimanya penghargaa ini, saya kembali tegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang Panjang dalam penerapan eProcurement di Kota Padang Panjang, karena memang telah terbukti dengan penerapan eProcument kita dapat mengikis potensi penyimpangan dalam proses belanja barang/ jasa daerah”.

“Terima kasih saya sampaikan kepada personil LPSE dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam proses PBJ. Namun kita tidak boleh berhenti sampai disini, komitment pada integritas, konsistensi pelayanan, serta inovasi harus terus ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas-tugas LPSE kedepannya.

Untuk tahun 2016 ini, dari 644 LPSE seluruh Indonesia, hanya 17 LPSE yang menerima penghargaan prestisius ini, dan luar biasanya lagi bagi Provinsi Sumatera Barat, 9 dari penerima award ini adalah Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat, bahkan LPSE Provinsi Sumatera Barat menerima award pada 2 kategori.

Gubernur Sumatera Barat yang juga hadir dalam acara ini turut megucapkan puji dan syukur atas rahmat Allah SWT, serta menyampaikan apresiasi dan terima kasih untuk seluruh Kab/ Kota Sumbar yang menerima penghargaan tahun 2016 ini.

Alhamdulillah, hari ini saya mendapat kehormatan menerima dua penghargaan, "Peran LPSE Provinsi" dan "Komitmen 100% e-Procurement - Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi".

“Sumatera Barat juga menorehkan rekor, karena mendominasi penghargaan di tingkat Kota dan Kabupaten. Dari total 644 LPSE seluruh Indonesia, Sumatera Barat diwakili oleh 9 Kota dan Kabupaten”

“Alhamdulillah, saya berharap seluruh ASN SKPD dan LPSE Provinsi dan Kota-Kabupaten, semakin terpacu meningkatkan kualitas pelayanan dan pelaksanaan sistem e-Procurement ini”. ujarnya.

Selanjutnya dalam kesempatan yang sama. Kota Padang Panjang juga ditunjuk oleh LKPP RI sebagai pelaksana kegiatan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) LPSE se Sumater pada tahun 2017 yang akan datang. Serta bersama LPSE Provinsi Sumatera Barat serta 9 Kab/ Kota lainnya juga ditunjuk sebagai pilot project dalam kajian implementasi katalog lokal. (Humas)

Editor : Calva
Kategori : Pemerintahan, GoNews Group, Padangpanjang

Loading...
www www