Loading...

Wako Padang Panjang Hendri Arnis: Mari Kita Pertahankan Suasana Kota yang Aman Terkendali

Wako Padang Panjang Hendri Arnis: Mari Kita Pertahankan Suasana Kota yang Aman Terkendali
Asistem Administrasi Pemerintahan Pemko Padang Panjang Sonny B Putra, pimpin rapat persiapan pelaksanaan Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai di Kota Padang Panjang. (Humas)
Jum'at, 18 November 2016 15:02 WIB

PADANG PANJANG - Hingga saat ini Kota Padang Panjang berada dalam kondisi aman, nyaman dan terkendali. Meski masyarakatnya majemuk, namun tetap saling monghormati satu sama lain dengan rasa persahabatan yang penuh keakraban.

Demikian antara lain disampaikan Walikota Hendri Arnis yang disampaikan Asistem Administrasi Pemerintahan Sonny B Putra, Kamis malam, (17/11/2016), di Aula Balaikota dalam rapat persiapan pelaksanaan Apel Besar Kebhinekaan Cinta Damai di Kota Padang Panjang.

Hadir pada kesempatan itu, Kakan Kemenag Buya H. Alizar Chan, Koramil Padang Panjang Kapten Yasril, Kabag Ops Polres Padang Panjang Kompol Arifin Daulay, Kadishub Kota Padang Panjang I Putu Venda serta sejumlah pejabat dan aparatur Kota Serambi Mekkah lainnya.

Menurut walikota, sejauh ini isu yang menyangkut memecah belah kesatuan bangsa, tidak ada di Padang Panjang. Dia juga berharap seluruh warga kota tetap menjaga dan mempertahankan suasana kota yang aman dan nyaman ini.

Menurut walikota, Penduduk Padang Panjang terdiri atas beragam suku bangsa dan menganut agama yang berbeda beda. Agama yang dianut masyarakat Padang Panjang saat ini adalah Islam, Protestan, Katolik, Hindu dan Budha. "Namun sejauh ini tidak ada gesekan dalam perbedaan yang ada," katanya.

Sementara itu, Alizar Chan mengatakan, dalam kondisi negara saat ini, kita mesti menjadi pendamai, pendingin, penawar, pelurus. Sehingga bhineka tunggal ika dapat bertahan dan lestari di bumi nusantara ini.

Seiring dengan Alizar Chan, Ustadz Ade Sehabuddin, salah seorang ulama di Padang Panjang mencatat penduduk Padang Panjang saat ini yang beragama Islam sekitar 52.000, Protestan 285, Katolik 397, Hindu 397 dan Budha 509 orang. (Humas)

Editor : Calva
Kategori : Pemerintahan, GoNews Group, Padangpanjang

Loading...
www www