Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
Politik
12 jam yang lalu
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
2
Longsor Terjang 5 Rumah dan 1 Musala di Sumbar, Juga Putuskan Jalan Provinsi
Peristiwa
15 jam yang lalu
Longsor Terjang 5 Rumah dan 1 Musala di Sumbar, Juga Putuskan Jalan Provinsi
3
Jalan Dipalang Warga, Proyek Tol Padang-Sicincin Terhenti
Peristiwa
15 jam yang lalu
Jalan Dipalang Warga, Proyek Tol Padang-Sicincin Terhenti
4
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Kesehatan
17 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
5
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
Pemerintahan
13 jam yang lalu
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
6
Jadi PRT di Dubai, Wanita Asal Gununghalu Melahirkan di Penjara dan Pulang Kampung Bawa Bayi
Umum
21 jam yang lalu
Jadi PRT di Dubai, Wanita Asal Gununghalu Melahirkan di Penjara dan Pulang Kampung Bawa Bayi
Loading...
Home  /   Berita  /   Ekonomi

Pak Ulis: Agar Berdaya Saing, Mahasiswa Wajib Punya Skill

Pak Ulis: Agar Berdaya Saing, Mahasiswa Wajib Punya Skill
Pak Ulis bersama sebagian peserta pelatihan, Selasa (8/11/2016). [Ist]
Selasa, 08 November 2016 20:49 WIB
Penulis: TAM

LHOKSEUMAWE – Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Politeknik Negeri Lhokseumawe menggelar In House Training Entrepreneurship bagi 40 mahasiswa Program Studi di Luar Domisili (PDD) di aula Ayam Penyet Pak Ulis, Lhokseumawe, Selasa  (8/11/2016).

Salah satu pemateri yang dihadirkan untuk mengisi program pelatihan kewiraswastaan tersebut adalah pemilik gerai usaha waralaba Ayam Penyet Pak Ulis, Muklis Azhar. Pengusaha muda yang sukses membangun usaha kuliner itu memberi sejumlah kiat dalam membangun dan mengembangkan usaha.

“Kegiatan in house training seperti ini sangat bermanfaat. Para mahasiswa langsung mendapatkan ilmu dan pencerahan dari praktisi. Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini terus digalakkan,” katanya.

Wakil Ketua Komisi B DPRK Kota Lhokseumawe ini juga menilai, di tengah persaingan global, sudah sepatutnya para mahasiswa dilatih dengan beragam skill yang kemudian memiliki daya saing. “Tanpa skill mustahil mereka bisa bersaing dengan kompetitor dari negara lain. Bersaing dengan alumni perguruan tinggi nasional ternama saja susah, apalagi dengan negara luar,” kata Muklis Azhar, politisi dari Partai Hanura ini.

Pembekalan generasi muda Aceh dengan hard skill, tambahnya, merupakan salah satu upaya yang harus ditempuh pemerintah daerah dalam rangka menyiapkan mereka untuk bersaing di bursa tenaga kerja regional di tengah pemberlakuan pasar bebas ASEAN.

Editor : Zainal Bakri
Kategori : Ekonomi, Pendidikan

Loading...
www www