Loading...    
           

Puluhan Wartawan dan Ormas di Bukittinggi dan Agam Ikuti Pelatihan Bela Negara di Makodim 0304 Agam

Puluhan Wartawan dan Ormas di Bukittinggi dan Agam Ikuti Pelatihan Bela Negara di Makodim 0304 Agam
Puluhan Wartawan, Ormas dan LSM ikuti pelatihan Bela Negara di Makodim 0304 Agam, Senin 8 November 2016.
Senin, 07 November 2016 23:59 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI -  Puluhan wartawan dan puluhan anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Bukittinggi dan Agam selama tiga hari mengikuti pelatihan Bela Negara yang diselenggarakan oleh Kodim 0304 Agam bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bukittinggi, Senin 8 November 2016.

Pelatihan Bela Negara ini diikuti oleh 70 orang peserta dari beragam kalangan diantaranya ormas Pemuda Pancasila, FKPPI, LSM termasuk 20 orang dari utusan Wartawan Kota Bukittinggi.

Salah seorang wartawan yang mengikuti pelatihan ini M Khairul Huda mengatakan pada GoSumbar dukungannya dengan kegiatan pelatihan Bela Negara ini.

“Pelatihan Bela Negara ini sangat mendidik, kami semakin mendapat ilmu tentang patriotisme bernegara. Selain itu kita juga digembleng oleh pelatihan kemiliteran yang tentunya sangat berguna jika situasinya krusial dan Negara membutuhkan kami, tentu kami juga siap untuk menjaga keutuhan NKRI, "tuturnya.

Agenda pelatihan ini dibuka oleh Wakil Walikota Bukittinggi Irwandi yang didampingi oleh Komandan Kodim (Dandim) 0304 Agam, Letkol Kav Salim Kurniawan Dewantara.

Dalam kesempatan itu Salim Kurniawan Dewantara mengatakan, kegiatan pelatihan Bela Negara ini diselenggarakan selama tiga hari sejak tanggal 7 hingga 9 November 2016.

“Pelatihan bela negara dapat menjadi bekal bagi generasi muda sebelum mengambil tindakan agar selalu berlandaskan semangat cinta Tanah Air,” sebutnya

Kegiatan pelatihan Bela Negara diharapkan dapat membantu melindungi generasi muda dari perilaku menyimpang ke atah perilaku yang positif.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan penyalahgunaan narkotika merupakan hal yang dekat di lingkungan masyarakat dan dapat merusak generasi muda sehingga perlu dibekali pengetahuan bela negara.

"Perkembangan teknologi membuat banyak hal menjadi serba terbuka. Lalu peredaran narkoba yang bahkan sudah sampai di lingkungan pemerintahan. Mencermati hal ini, jelas generasi muda harus dilindungi dari bahaya, salah satunya dengan intens menggelar kegiatan positif seperti pelatihan ini," pungkasnya.(**)


Loading...
wwwwww