Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
Ekonomi
9 jam yang lalu
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
2
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Umum
10 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
3
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
11 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
4
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Politik
4 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
5
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
GoNews Group
10 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
6
Upaya Pulihkan Ekonomi, Pedagang Pasar Pusat Padang Panjang Siap Sambut New Normal
Lingkungan
9 jam yang lalu
Upaya Pulihkan Ekonomi, Pedagang Pasar Pusat Padang Panjang Siap Sambut New Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Tari Kolosal Rantak Saragam Menyintak Bumi Pukau Penonton di Festival Pesona Minangkabau

Tari Kolosal Rantak Saragam Menyintak Bumi Pukau Penonton di Festival Pesona Minangkabau
Pertunjukn tari kolosal Rantak Saragam Menyintak Bumi ketika tampil memukau penonton di Festival Pesona Minangkabau Tanah Datar. (Humas)
Minggu, 30 Oktober 2016 11:41 WIB

TANAH DATAR - Penampilan ratusan penari memukau tamu undangan dan penonton saat pembukaan Festival Pesona Budaya Minangkabau, di Istano Basa Pagaruyung. Dengan gerakan yang harmonis serta didukung kostum dan properti yang bagus, jadilah sebuah atraksi seni yang indah. Rangkaian tari ini juga menampilkan sebuah karya fenomenal dari maestro tari Minang Almarhumah Gusniati Suid dengan tari Rantak yang sudah mendunia.

Tari rantak ini merupakan tarian yang bersal dari Minangkabau yang memiliki gerakan sangat dinamis, dan gerakanya juga terinspirasi dari pencak silat. Tarian ini merupakan salah satu tarian yang mengedepankan dan menegaskan ketajaman gerakan si penari, keindahan Tarian ini bukan hanya terdapat pada gerakanya saja, Namun juga pada kerentaka penari yang menimbulkan bunyi dari hentakan kaki yang selaras dengan ketegasan gerakan.

Tari kolosal yang dibawakan memadukan pola kehidupan masyarakat tani di Tanah Datar. Tari ini menceritakan kehidupan masyarakat Minang yang diawali dengan kehidupan sehari hari mulai dari rumah turun ke sawah bertanam padi, memanen dan menumbuk padi sampai makan bajamba.

Tari kolosal tersebut diikuti 300 pelajar SLTP dan SLTA se Tanah Datar dan ini adalah karya dari para seniman yang brasal dari 8 sanggar yg ada di Tanah Datar, Kamis (27/10/2016) . Properti yang digunakan adalah peralatan pertanian mulai dari ketiding, tampian, tudung, samia, alu penumbuk padi, jamba, sampai kepada piring makan.

Di akhir penampilan 50 penari yang menari di atas pecahan kaca yang membuat Anggota DPR RI Betty Shadiq Pasadigoe dan Edi Tanjung, Ketua DPRD Provinsi Hendra Irwan Rahim, Wakil Ketua DPRD Provinsi Arkadius Dt. Intan Bano, Bupati Irdinansyah Tarmizi, Wakil Bupati Zuldafri Darma, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra memberikan standing applaus. (Humas)

Editor : Calva
Kategori : Peristiwa, Lingkungan, GoNews Group, Tanah Datar

Loading...
www www