Loading...
Juru Bicara Fraksi Demokrat Yusnir

Pemkab Harus Jeli Gali Potensi Daerah Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pemkab Harus Jeli Gali Potensi Daerah Untuk Kesejahteraan  Masyarakat
Yusnir--Jubir F. Demokrat DPRD Lima Puluh Kota
Sabtu, 29 Oktober 2016 14:28 WIB
Penulis: Tri Nanda
LIMA PULUH KOTA---Dengan selalu di peringatinya hari sumpah pemuda, akan menjadikan kita bangsa yang selalu menghargai perbedaan, saling menghormati dan marilah kita tingkatkan semangat nasionalisme yang tinggi, semangat cinta tanah air yang membaja.

Demikian awal penyampaian juru bicara fraksi Demokrat DPRD Lima Puluh Kota Yusnir dalam rapat pariupurna DPRD terhadap APBD Perubahan 2016, bertempat di aula DPRD, Jum’at (28/10), dipimpin wakil ketua Sastri Andiko Dt. Putiah dan Deni Asra, dihadiri anggota dewan, Bupati Irfendi Arbi, para SKPD dan undangn lainnya.
 
Dijelaskan Yusnir, penyusunan rancangan perubahan anggaran, dilakukan untuk menyesuaikan program dan tindakan prioritas, untuk ditindaklanjuti dengan melakukan perubahan terhadap APBD Induk dan dilakukan sinkronisasi anggaran serta pergeseran program kegiatan oleh masing-masing SKPD.
 
Sehingga target rencana capaian outcome, merupakan harapan yang dapat diwujud nyatakan untuk kesejahteraan masyarakat. Setelah melihat ringkasan dari Neraca perubahan APBD tahun 2016, dimana pendapatan Rp1.217.403.797.076, belanja Rp1.344.969.728.736,56, defisit  Rp127.565.931.660,56.
 
Terjadinya defisit anggaran sebesar Rp127.565.931.660,56, ini menunjukan jumlah pengeluaran atau belanja daerah lebih besar dari pada pendapatan dalam neraca perubahan APBD 2016 ini, sedangkan  Pendapatan Asli Daerah (PAD) sudah mengalami kenaikan sebesar 1,53%.
 
Ini berarti terjadinya peningkatan yang tinggi belanja langsung maupun tidak langsung pemerintahan Kabupaten Lima Puluh Kota. Untuk itu, pemerintah harus lebih memperhatikan lagi potensi apa yang bisa di gali lagi dalam meningkatkan PAD yang lebih besar untuk Kabupaten Lima Puluh Kota kedepannya.
 
Sehubungan dengan masih minimnya kontribusi PAD Kabupaten Lima Puluh Kota terhadap anggaran pendapatan daerah, diharapkan supaya lebih kreatif dalam menggali berbagai potensi daerah yang bisa di kembangkan atau di tingkatkan dengan memperhatikan sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia dalam pengelolaannya, sehingga bisa menambah sumber PAD selain pajak dan retribusi.
 
Disamping itu, perlu lebih kami tegaskan kepada Bupati, agar supaya meninjau ulang nilai NJOP sesuai dengan perkembangan dewasa ini. Dan kemudian terhadap pendapatan retribusi daerah yang juga menurun.
 
Saran fraksi Demokrat kepada Bupati agar lebih mengoptimalkan pemungutan retribusi terutama di daerah Pangkalan dan Kapur IX yang langsung berbatasan dengan Provinsi Riau. Kami berharap Bupati benar-benar serius dalam mengoptimalkan pemungutan retribusi bahan tambang bukan mineral dan logam.
 
Selanjutnya, fraksi Demokrat berharap agar pola penyerapan anggaran dilakukan dalam gerak yang berimbang, proposional dan berkelanjutan. Pola anggaran yang hendak di capai di kemudian hari, bukan hanya sebatas terserapnya anggaran, tetapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana penyerapan anggaran tersebut mampu melahirkan efek positif dalam rangka menggerakan roda pembangunan daerah Kabupaten Lima Puluh Kota yang tercinta ini.
 
Dengan adanya Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun Anggaran 2016, fraksi Demokrat mengharapkan seluruh rekomendasi dari komisi-komisi DPRD terhadap APBD perubahan untuk dapat di akomodir dengan sebaik-baiknya.
 
“Berdasarkan kesimpulan dari pembahasan-pembahasan yang dilakukan oleh komisi-komisi, maka fraksi Partai Demokrat dapat MenerimaRancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun Anggaran 2016” menjadi Peraturan Daerh (Perda), “ujar Yusnir.
 
Usai ketok palu terhadap APBD Perubahan 2016, wakil ketua DPRD Lima Puluh Kota Sastri Andiko Dt. Putiah dn Deni Asra berharap semoga Allah SWT  senantiasa mengiringi langkah bakti kita terhadap daerah dan masyarakat kabupaten Lima Puluh Kota.
 
“Kemudian, kepada bupati Irfendi Arbi berama jajaraan yang telah mendengar langsung penyampaian masing-masing fraksi DPRD, untuk dapat ditindaklanjuti sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, “harap kedua pimpinan DPRD itu.***

Editor : M Siebert
Kategori : Pemerintahan, GoNews Group, Limapuluh Kota

Loading...
www www