Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Politik
12 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
2
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
Politik
12 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
3
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
Politik
11 jam yang lalu
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
4
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
13 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
5
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
Politik
12 jam yang lalu
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
6
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Politik
11 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Wako Hendri Arnis Tegaskan, Mobil Dinas Padang Panjang Bisa Bawa Pelajar

Wako Hendri Arnis Tegaskan, Mobil Dinas Padang Panjang Bisa Bawa Pelajar
Wako Padang Panjang Hendri Arnis berjalan bersama istri ketika akan menghadiri suatu acara. (Humas)
Jum'at, 28 Oktober 2016 09:39 WIB

PADANG PANJANG - Wako Padang Panjang, Hendri Arnis memerintahkan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Padang Panjang yang sedang mengendarai mobil dinas supaya bisa membawa pelajar yang sedang menunggu kendaraan umum menuju sekolah.

Hal itu dikatakannya terkait adanya kebijakan Pemkot Padang Panjang melarang para pelajar membawa kendaraan pribadi ke sekolah. Ia menyebutkan, bagi ASN yang mempergunakan fasilitas mobil dinas dan melihat pelajar ada yang sedang menunggu tumpangan di pinggir jalan, agar mengantarkannya kesekolah tujuan pelajar itu.

Mobnas yang dipakai oleh ASN juga merupakan fasilitas bagi masyaraklat yang membutuhkan, sehingga tidak ada larangan bagi masyarakat meminta bantuan kepada ASN yang diamanahkan terhadap Mobnas tersebut.

Supaya tidak terjadi asumsi negatif, maka Wali Kota juga memrintahkan para ASN yang mempergunakan fasiltas Mobnas itu agar membeningkan kaca mobil tersebut.

"Kalau kaca kendaraan sudah bening, maka penumpang akan bisa terlihat didalam mobil dari luar untuk menghindari asumsi negatif," jelas Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis di Padang Panjang, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya Pemkot Padang Panjang sudah menerbitkan surat edaran dari Dinas Pendidikan tentang larangan bagi pelajar membawa kendaraan ke sekolah.
Ia mengemukakan larangan itu juga untuk meminimalisir tingkat kecelakaan lalulintas di jalan raya yang selama ini didominasi oleh kalangan pelajar di Padang Panjang.
DPRD Padang Panjang sangat mendukung kebijakan pemerintah setempat terhadap larangan membawa kendaraan bagi pelajar ke sekolah tersebut. (Humas)


wwwwww