Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Politik
22 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
23 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Logo Garuda di Gerindra Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
Politik
22 jam yang lalu
Logo Garuda di Gerindra Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
4
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
5
Tak Tahan Anu Suami Kecil, Karin Tega Selingkuh dan Tinggalin Mukidi
Hukum
21 jam yang lalu
Tak Tahan Anu Suami Kecil, Karin Tega Selingkuh dan Tinggalin Mukidi
6
Bamsoet: Presiden Jokowi Akan Hadir Secara Fisik Dalam Sidang Tahunan MPR
Politik
20 jam yang lalu
Bamsoet: Presiden Jokowi Akan Hadir Secara Fisik Dalam Sidang Tahunan MPR
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Wako Hendri Arnis Tegaskan, Mobil Dinas Padang Panjang Bisa Bawa Pelajar

Wako Hendri Arnis Tegaskan, Mobil Dinas Padang Panjang Bisa Bawa Pelajar
Wako Padang Panjang Hendri Arnis berjalan bersama istri ketika akan menghadiri suatu acara. (Humas)
Jum'at, 28 Oktober 2016 09:39 WIB

PADANG PANJANG - Wako Padang Panjang, Hendri Arnis memerintahkan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Padang Panjang yang sedang mengendarai mobil dinas supaya bisa membawa pelajar yang sedang menunggu kendaraan umum menuju sekolah.

Hal itu dikatakannya terkait adanya kebijakan Pemkot Padang Panjang melarang para pelajar membawa kendaraan pribadi ke sekolah. Ia menyebutkan, bagi ASN yang mempergunakan fasilitas mobil dinas dan melihat pelajar ada yang sedang menunggu tumpangan di pinggir jalan, agar mengantarkannya kesekolah tujuan pelajar itu.

Mobnas yang dipakai oleh ASN juga merupakan fasilitas bagi masyaraklat yang membutuhkan, sehingga tidak ada larangan bagi masyarakat meminta bantuan kepada ASN yang diamanahkan terhadap Mobnas tersebut.

Supaya tidak terjadi asumsi negatif, maka Wali Kota juga memrintahkan para ASN yang mempergunakan fasiltas Mobnas itu agar membeningkan kaca mobil tersebut.

"Kalau kaca kendaraan sudah bening, maka penumpang akan bisa terlihat didalam mobil dari luar untuk menghindari asumsi negatif," jelas Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis di Padang Panjang, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya Pemkot Padang Panjang sudah menerbitkan surat edaran dari Dinas Pendidikan tentang larangan bagi pelajar membawa kendaraan ke sekolah.
Ia mengemukakan larangan itu juga untuk meminimalisir tingkat kecelakaan lalulintas di jalan raya yang selama ini didominasi oleh kalangan pelajar di Padang Panjang.
DPRD Padang Panjang sangat mendukung kebijakan pemerintah setempat terhadap larangan membawa kendaraan bagi pelajar ke sekolah tersebut. (Humas)

Editor : Calva
Kategori : Pemerintahan, Lingkungan, GoNews Group, Padangpanjang

Loading...
www www