Home >  Berita >  Olahraga

GSB VII Tanah Datar diikuti 800 Pesilat, Bupati : Integrasikan Sasaran Silat dan Kegiatan Surau

GSB VII Tanah Datar diikuti 800 Pesilat, Bupati : Integrasikan Sasaran Silat dan Kegiatan Surau
Tetua silat Tanah Datar menunjukkan kebolehannya di depan pengunjung GCB VII. (Humas)
Senin, 24 Oktober 2016 07:37 WIB

TANAH DATAR - Integrasikan sasaran silat di nagari dengan kegiatan surau. Penegasan ini dikatakan Bupati Tanah Datar Irdinanstah Tarmizi saat membuka Festival Silat Galanggang Siliah Baganti (GSB) VII Tanah Datar yang digelar di Lapangan Hijau Nagari Limo Kaum selama dua hari, 21 - 22 Oktober 2016.

Bupati mengajak masyarakat Tanah Datar menghidupkan sasaran silat di nagari-nagari. Pemerintah nagari sebagai ujung tombak pemerintahan bersama Camat diminta mendukung kegiatan sasaran silat yang sudah ada dan mendorong sasaran silat yang masih kurang aktif.

Ditambahkannya, generasi muda tidak hanya belajar silat di sasaran silat tetapi juga diintegrasikan dengan belajar agama di surau, mushalla ataupun masjid yang ada di sekitar itu. “Mari kita kembalikan kejayaan masyarakat Minangkabau yang tangguh secara fisik dan kuat ilmu agamanya,” tegas bupati.

Bupati juga menyebut festival GSB itu menjadi ajang pembinaan bagi generasi muda dalam melestarikan seni dan budaya tradisional disamping dapat melahirkan pesilat berbakat yang mampu mengangkat nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional.

Bupati mengharapkan para Pesilat senior (tuo-tuo silek) yang ada di daerah itu dapat saling bekerjasama memajukan silat tradisional sehingga mampu meraih prestasi yang membanggakan.

"Pelaksanaan GSB ketujuh kali ini sangat meriah bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan jumlah pesertanya yang terbanyak," puji Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi saat membuka GSB VII di Limo Kaum Batusangkar, Jumat.

Sementara Ketua DPRD Anton Yondra mengapresiasi kegiatan GSB ini. “DPRD siap memperjuangkan anggaran pelaksanaan GSB lebih besar lagi mengingat sangat strategisnya kegiatan GSB dalam rangka mewujudkan generasi muda Tanah Datar yang sehat, berbudaya dan religi,” katanya.

“Mudah-mudahan dari ajang GSB muncul penerus Weni Sasmita dan Qori peraih medali emas PON yang bisa mengharumkan nama Tanah Datar di ajang nasional dan internasional,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tanah Datar Zuldafri Darma menyampaikan bahwa pihaknya sudah bertekad untuk memajukan silat tradisional yang ada di kecamatan sampai ke nagari.

"Dalam silat tidak mengenal istilah lawan, yang ada cuma kawan sehingga nantinya kalau ini terus kita lestarikan maka dapat memupuk rasa persaudaraan di tengah masyarakat dan kalangan generasi muda," katanya.

Zuldafri sampaikan filosofi silat membentuk karakter generasi muda, karena hakikat silat lahirnya mencari kawan dan batinnya mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Zuldafri juga sampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan alek di tengah keterbatasan anggaran. “Terima kasih kepada panitia yang bekerja siang dan malam dan kepada Camat, Walinagari dan Sasaran Silat atas partisipasi dan antusiasme yang tinggi mengikuti GSB ke VII,” tuturnya.

Ketua Panitia GSB VII Afrizal mengatakan GSB VII ini bertujuan untuk membangkitkan kembali budaya tradisional dan sebagai sarana pembinaan kelompok-kelompok silat yang ada di Tanah Datar.

"Untuk itu dengan adanya pelaksanaan GSB ini diharapkan mampu menarik para pecinta silat baik dari nusantara maupun mancanegara yang berminat dengan aliran silat yang berasal dari Luhak Nan Tuo," katanya.

Afrizal sebutkan tidak kurang dari 800 pesilat turun pada GSB ke VII dari seluruh kecamatan di Tanah Datar. Ini jauh meningkat dari GSB ke VI tahun 2015 di Padang Magek Rambatan dengan 439 pesilat dari 5 kecamatan.

Di kesempatan itu Ketua IPSI Tanah Datar Zuldafri Darma melantik seluruh pengurus IPSI Kecamatan se- kabupaten Tanah Datar.

Turut hadir pada acara pembukaan GSB VII tersebut Ketua DPRD Anton Yondra, Dandim Letkol Inf Nandang Dimyati, Kabag Ops Polres Kompol Masykur, Ketua KONI Efendi Amir, pimpinan SKPD, camat, dan wali nagari. (Humas)

Editor : Calva
Kategori : Olahraga, Tanah Datar

Loading...
www www