Home >  Berita >  Tanah Datar

Diduga Alami Rem Blong, Dua Warga Sungai Puar Ini Tewas Masuk Jurang di Pandai Sikek Tanah Datar

Diduga Alami Rem Blong, Dua Warga Sungai Puar Ini Tewas Masuk Jurang di Pandai Sikek Tanah Datar
Sepeda motor milik warga Sungai Puar, Agam yang mengalami kecelakaan lalu lintas dan terjun masuk jurang sedalam sembilan meter di Pandai Sikek, Tanah Datar, Sabtu 22 Oktober 2016.( dok, ist).
Minggu, 23 Oktober 2016 15:37 WIB
Penulis: Jontra
TANAH DATAR - Dua orang warga Sungai Puar Kabupaten Agam yang ingin berjalan - jalan ke Tower Pemancar, Pandai Sikek, Tanah Datar bersama 8 orang rekannya ini mengalami musibah kecelakaan, karena motor yang mereka kendarai meluncur masuk jurang di kawasan tersebut, Sabtu 22 Oktober 2016.

Akibat peristiwa tersebut, kedua warga Sungai Puar itu meninggal dunia seketika di tempat kejadian peristiwa (tkp).

Menurut informasi yang berhasil dihimpun GoSumbar dari warga sekitar tkp, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa ini bermula saat Firdaus (30) dan Yurino Winanda (23) yang sama-sama warga Jorong V Suku Nagari Sungai Pua Kecamatan Sungai Pua Kabupaten Agam melakukan perjalanan menuju Tower Pemancar Pandai Sikek bersama delapan orang rekannya yang lain yang mengendarai lima sepeda motor.

Akan tetapi karena jalan menuju lokasi sedang rusak, rombongan inipun membatalkan niatnya untuk menuju tempat tersebut. Mereka sepakat untuk kembali pulang.

Namun sesampainya di penurunan Luwuang Jorong Tanjung Nagari Pandai Sikek Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar, sepeda motor Suzuki Spin dengan nomor polisi BA 6218 LN yang dikendarai korban mendadak meluncur ke bawah tanpa terkendali. Rem blong diduga menjadi penyebab terjadinya peristiwa tersebut.

Selanjutnya, sepeda motor korban membentur badan jalan yang membuat Firdaus dan Yurino terpental ke tiang listrik, kemudian terjun ke jurang sedalam sembilan meter, setelah membentur dinding rumah warga di lokasi kejadian.

Nahas, kedua korban ini tidak bisa diselamatkan, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Kedua korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Yarsi Kota Padang Panjang sebelum dibawa ke rumah duka.

“Kedua korban ini adalah kakak beradik. Kesehariannya, Firdaus bekerja di BMT Sungai Puar yang berkantor di Kantor Wali Nagari Sungai Puar. Kami sangat berduka cita atas musibah ini,” ucap  Camat Sungai Puar, Handria Asmi saat dihubungi GoSumbar Minggu 23 Oktober 2016.(**)

Kategori : Tanah Datar, Peristiwa

Loading...
www www