Home  /  Berita  /  Ekonomi

Nagari Gauang Solok Kekeringan, Petani Gagal Panen

Nagari Gauang Solok Kekeringan, Petani Gagal Panen
Petani, Ena menunjukkan bahwa batang simo di nagari Gauang kering kerontang.
Kamis, 13 Oktober 2016 05:15 WIB
Penulis: Dafrizal
SOLOK - Kemarau panjang mengakibatkan ratusan hektare sawah petani di Nagari Gauang, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok mengalami kekeringan. Sebagian sudah berbuah namun buahnya hampa alias tidak ada isinya.

"Kondisi ini terjadi akibat kemarau panjang," ujar Ena, petani di Gauang kepada GoSumbar.com, Selasa (11/10/2016).. Akibat kemarau panjang, petani tak bisa mendapatkan air untuk dialirkan ke sawah. Upaya alternatif yang dilakukan dengan membuat sumur dalam batang Air/ batang simo, tetapi usaha ini pun kurang membuahkan hasil karena terbatasnya ketersediaan air.

Sjak awal Agustus lalu juga banyak petani yang gagal panen. Akibatnya, para petani kini pasrah dan membiarkan tanaman padinya mati.
Wali Nagari Gauang, Rizal Idziko, SE yang dihubungi lewat telepon selulernya mengatakan, sawah yang yang kekeringan dan belum ditanam padi sejak juli kemaren sekitar 254 hektare.

Harapan dari petani, tambah Rizal, embung sarai maupun embung limpato perlu diperbaiki, karena selama ini banyak yang bocor dan tidak bisa menahan air. (***)

Editor:W Leto Tapays
Kategori:Ekonomi, Solok
wwwwww