Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
GoNews Group
7 jam yang lalu
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
2
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Politik
14 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
3
Ketua Pengadilan Meninggal di Kolam, Suami Sebut Korban Alami Keram
Peristiwa
8 jam yang lalu
Ketua Pengadilan Meninggal di Kolam, Suami Sebut Korban Alami Keram
4
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
Politik
14 jam yang lalu
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
5
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
Politik
13 jam yang lalu
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
6
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Politik
13 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Gubernur Sumbar Perintahkan Dinas Pendidikan Tarik Buku Pelajaran Olahraga SD Berbau Porno

Gubernur Sumbar Perintahkan Dinas Pendidikan Tarik Buku Pelajaran Olahraga SD Berbau Porno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat diwawancarai wartawan.
Minggu, 09 Oktober 2016 08:48 WIB
Penulis: Calva

PADANG - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno memerintahkan Dinas Pendidikan Sumbar dan seluruh jajaran sampai ke kabupaten dan kota untuk menarik buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk kelas V Sekolah Dasar (SD) pasca ditemukan mengandung unsur pornografi. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menjelaskan, buku dimaksud ditarik bukan hanya di Pasaman, akan tetapi seluruh kabupaten/kota di Sumbar.

“Ya. Kita tarik seluruhnya,” katanya usai menghadiri Ceramah Umum Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) M Hanif Dhakiri di Universitas Negeri Padang, Sabtu (8/10/2016).

Sebagaimana diketahui, Selasa 4 Oktober 2016 lalu, buku diduga mengandung unsur pornigrafi ditemukan di Kabupaten Pasaman. Buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan dengan bahasa yang vulgar itu ditemukan di SD Negeri 05 dan SD Negeri 10 Lubuk Sikaping.

Berdasarkan temuan itu, Pemprov Sumbar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumbar mengirim surat yang ditujukan ke dinas pendidikan kabupaten/kota agar buku itu ditarik.

Surat bernomor No 007/887/Dikdas/2016 tertanggal 5 Oktober 2016 itu, melarang penggunaan Buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk kelas V SD. ***


wwwwww