Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
Dharmasraya
9 jam yang lalu
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
2
Cerita Akbar/Winny Soal Sulitnya Saling Adaptasi
GoNews Group
23 jam yang lalu
Cerita Akbar/Winny Soal Sulitnya Saling Adaptasi
3
Sebut Terlambat Persiapan, Zainudin Amali Bagi Tugas
GoNews Group
23 jam yang lalu
Sebut Terlambat Persiapan, Zainudin Amali Bagi Tugas
4
Oprasi Lutut, Ketut Mahadewi: Takut Banget
GoNews Group
23 jam yang lalu
Oprasi Lutut, Ketut Mahadewi: Takut Banget
5
Pilkada Rohil, DPP PAN Resmi Usung Pasangan Suyatno-Jamiludin
Politik
21 jam yang lalu
Pilkada Rohil, DPP PAN Resmi Usung Pasangan Suyatno-Jamiludin
6
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
Peristiwa
9 jam yang lalu
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Wako Hendri Arnis: Pejabat Pemko Padang Panjang Wajib Patuhi Tax Amnesti

Wako Hendri Arnis: Pejabat Pemko Padang Panjang Wajib Patuhi Tax Amnesti
Sekdako Padang Panjang Edwar Juliartha dalam acara tax amnesti. (Humas)
Kamis, 15 September 2016 07:41 WIB

PADANG PANJANG - Walikota Padang Panjang Hendri Arnis diwakili Sekdako Edwar Juliartha, membuka secara resmi Sosialisasi Tax Amnesti / Pengampunan Pajak, bagi pejabat Eselon II dan III serta Anggota DPRD Padang Panjang, di Aula Balaikota setempat, Rabu siang bakda Zuhur, (14/8/2016).

Walikota menginginkan kepada pejabat Eselon II dan III dilingkungkan Pemko Padang Panjang untuk menghadiri dan mengikuti sosialisasi Tax Amnesti / pengampunan pajak dengan baik, jangan nanti kita sebagai wajib pajak nanti dianggap berhutang menyangkut pajak.

"Pengampunan pajak/ Tax Amnesti merupakan salah satu hasil rumusan legislatif DPR RI yang telah ditetapkan menjadi undang-undang ,dan tentu kita wajib kita patuhi termasuk para pejabat di lingkungan Pemko Padang Panjang," ujar Wako.

Dijelaskan, pemerintah pusat telah mengesahkan undang perpajakan yang baru yakni Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang pengampunan pajak.

Wako berharap melalui sosialisasi ini para ASN Panjang Panjang mendapatkan pengertian dan pemahaman tentang pengampunan pajak atau Tax Amnesti, sehingga kita dapat mengetahui lebih jauh undang-undang yang berlaku umum tersebut.

Disisi lain, Kepala KPP Pratama Bukittinggi Erianto mengakui undang-undang perpajakan yang baru pertengahan tahun 2016 ini ditetapkan ,kita dikasih waktu yang sangat singkat sekali agar dapat memahami undang-undang itu .

Menurut Erianto Amnesti Pajak ( Tax Amnesti ) merupakan program penghapusan pajak seharusnya terutang," Tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana dibidang perpajakan dengan cara mengungkapkan harta dan membayarkan uang tebusan," ujar Erianto.

Diakui Erianto bahwa sejak undang-undang ini berlakukan banyak pendapat yang mengatakan Tax Amnesti adalah berupa pajak baru, namun merupakan undang-undang baru tahun 2016 yang berlaku di negara kita yang tercinta ini. (humas)

Editor : Calva
Kategori : Pemerintahan, GoNews Group, Padangpanjang

Loading...
www www