Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
GoNews Group
7 jam yang lalu
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
2
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Politik
14 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
3
Ketua Pengadilan Meninggal di Kolam, Suami Sebut Korban Alami Keram
Peristiwa
8 jam yang lalu
Ketua Pengadilan Meninggal di Kolam, Suami Sebut Korban Alami Keram
4
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
Politik
14 jam yang lalu
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
5
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
Politik
13 jam yang lalu
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
6
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Politik
13 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Gubernur Sumbar 'Tabik Rabo', Ada Bupati dan Walikota Sering Gonta Ganti Nomor Handphone

Gubernur Sumbar Tabik Rabo, Ada Bupati dan Walikota Sering Gonta Ganti Nomor Handphone
Suasana Rakor Gubernur Sumbar dengan bupati dan walikota di sebuah hotel di Padang, Kamis (15/9/2016).
Kamis, 15 September 2016 15:56 WIB
Penulis: Calva
PADANG - Ada hal yang menarik dalam Rapat Koordinasi antara Gubernur Sumbar dengan bupati dan walikota di Hotel Pangeran Beach Padang, Kamis (15/9/2016). Gubernur Irwan Prayitno gusar dan menyindir 'kakobe' bupati dan walikota yang sering gonta-ganti nomor handphone. Akibatnya, ketika ia ingin menghubunginya, tidak bisa tersambung.

Parahnya lagi, nomor handphone ajudannya juga sering gonta-ganti. Dan ketika gubernur mencoba menanyakan kepada salah seorang pejabat eselon dua, sang pejabat juga tak tahu nomor atasannya.

"Terus terang saya merasa ada apa, kok seorang kepala daerah yang dipilih rakyat, sering gonta-ganti nomor handphone. Saya sejak membeli hanphone hingga kini tak pernah tukar nomor dan nomornya tetap dan bisa dihubungi sampai sekarang," sindir Gubernur Irwan.

Gubernur Irwan juga menyindir prihal ada diantara kepala daerah yang tidakpeduli dengan tugas dan tanggungjawab terhadap rakyat. Misalnya, ada surat-surat penting tentang masyarakat banyak, berhari-hari bahkan berpekan-pekan tidak ada jawaban alias tidak diproses. Padahal itu penting.

"Saya, bagaimanapun sibuk, tetap sesegera mungkin menyelesaikan surat-surat yang masuk ke meja saya. Jadi, jangan coba-coba bilang, ada urusan atau surat dan itu dibuat alasan masih diproses atau di meja gubernur. Saya akan kejar orang yang bicara demikian," katanya.

Untuk itu, kepada bupati dan walikota, tegas gubernur, hendaknya menindaklanjuti apa yang dikeluhkan ini. Semua pekerjaan itu adalah amanah dan itu harus dilakukan sebaik-baiknya.

"Rakyat punuh hati dan telinga. Rakyat punya penilaian dan akan menghakimi yang tidak amanah. Jadi kontestan dalam Pilkada harus ikhlas, kalau tidak ikhlas nanti stres," sambungnya. ***


wwwwww