Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
Hukum
12 jam yang lalu
Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
2
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
3
Warga Tidak Pakai Masker Diborgol, Koruptor Malah Bebas
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Warga Tidak Pakai Masker Diborgol, Koruptor Malah Bebas
4
Ingat PSK yang Digerebek Anggota DPR Andre Rosiade di Hotel? Ini Vonis Dijatuhkan Hakim Kepadanya
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ingat PSK yang Digerebek Anggota DPR Andre Rosiade di Hotel? Ini Vonis Dijatuhkan Hakim Kepadanya
5
Wakil Ketua MPR: Mendikbud Buta Sejarah
Politik
20 jam yang lalu
Wakil Ketua MPR: Mendikbud Buta Sejarah
6
Ibu Penikam Syekh Ali Jaber Sebut Anaknya Sering Kesurupan saat Dengar Azan
Hukum
13 jam yang lalu
Ibu Penikam Syekh Ali Jaber Sebut Anaknya Sering Kesurupan saat Dengar Azan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sama dengan Pemerintah Pusat, Idul Adha di Padang Panjang 12 September

Sama dengan Pemerintah Pusat, Idul Adha di Padang Panjang 12 September
Wako Padang Panjang Hendri Arnis. (Humas)
Jum'at, 09 September 2016 14:08 WIB

PADANG PANJANG - Sama dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Padang Panjang, menetapkan Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriyah jatuh pada hari, Senin 12 September 2016.

"Penetapan Idul Adha itu sudah keputusan bersama Pemkot dengan lembaga keagamaan dan ormas Islam yang ada di Padang Panjang," kata Walikota Hendri Arnis melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Padang Panjang, Eri di Padang Panjang, Kamis (8/9/2016).

Ia menambahkan, keputusan bersama jatuhnya 10 Zulhijah pada, Senin 12 September tersebut, karena pemerintah pusat sudah mengumumkan sebelumnya.

"Intinya kami ikut pemerintah pusat saja, jika ada yang berbeda dengan pemerintah pusat, itu merupakan hal yang biasa, mari kita hormati dan hargai," ujarnya.
Ia menerangkan, dengan menghormati perbedaan, maka toleransi dalam menjalankan ibadah akan semakin terjalin di negeri ini, tanpa harus membesar-besarkan perbedaan tersebut.

"Insya Allah ukhuwah tetap terjaga walaupun ini merupakan keyakinan," ujarnya.

Sementara dari pelaksanaan Shalat Idul Adha itu sendiri, Pemkot Padang Pajang memusatkannya di lapangan Anas Karim yang berada dipusat kota, sebagaimana pelaksanaan shalat Idul Fitri sebelumnya.

Jika ada masyarakat yang jauh jaraknya dari lokasi shalat Idul Adha, Pemkot memperbolehkan menambah lokasi diwilayah terdekat. "Harapan kami masyarakat bisa melaksanakan shalat idul Adha dengan tenang dan damai," katanya.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Padang Panjang Ampera salim menghimbau kepada masyarakat di daerah itu untuk menjadikan Idul Adha sebagai ajang bersilaturahmi.

"Mari kita tingkatkan ukhuwah islamiah, semoga kita selalu dilindungi oleh Allah dan hidup sejahtera serta bahagia," katanya.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memimpin langsung sidang isbat. Sidang itu untuk menetapkan awal Bulan Zulhijjah 1437 H yang jatuh pada Senin, 12 September 2016. Menteri Agama berharap Idul Adha bisa dilaksanakan serentak di Tanah Air.

Masyarakat Padang Panjang, Samsudin menanggapi hal itu dengan positif, karena masalah Lebaran termasuk Idul Adha merupakan keyakinan seseorang.

"Mari kita saling menghormati dalam menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayaan masing-masing," sebutnya. (Humas)

Editor:Calva
Kategori:Padangpanjang, GoNews Group, Umum

wwwwww