Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Peristiwa
6 jam yang lalu
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
2
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
GoNews Group
13 jam yang lalu
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
3
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
GoNews Group
13 jam yang lalu
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
4
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
Pendidikan
13 jam yang lalu
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
5
Mabes Polri Sita Aset Maria Lumowa Senilai Rp 132 Miliar
GoNews Group
5 jam yang lalu
Mabes Polri Sita Aset Maria Lumowa Senilai Rp 132 Miliar
6
Tindaklanjuti Kebocoran Data Denny Siregar, Telkomsel Lapor ke Polisi
Politik
5 jam yang lalu
Tindaklanjuti Kebocoran Data Denny Siregar, Telkomsel Lapor ke Polisi
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Hampir 2 Bulan Menghilang, Akhirnya Perempuan Ini Ditemukan Meninggal di Lereng Gunung Marapi

Hampir 2 Bulan Menghilang, Akhirnya Perempuan Ini Ditemukan Meninggal di Lereng Gunung Marapi
Jasad Syamsian (83) saat akan dimakamkan, Selasa 6 September 2016.
Selasa, 06 September 2016 20:03 WIB
Penulis: jontra
AGAM - Seorang perempuan tua bernama Syamsian (83) warga Jorong Saratuih Janjang Nagari Candung Kecamatan Candung, Kabupaten Agam yang telah hilang sejak 16 Juli 2016 lalu akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Perempuan tua itu ditemukan oleh warga yang sedang menjerat burung di lereng Gunung Marapi. "Jasad perempuan itu ditemukan oleh warga pada Senin 5 September sekitar pukul 17.00 WIB. Namun, baru tadi pagi kita bisa melakukan evakuasi," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Yunaidi pada GoSumbar, Selasa 6 September 2016.

Pada saat kami melakukan evakuasi bersama masyarakat setempat, kondisi jasad sebagian tubuh tinggal tulang belulang. Kemungkinan, Syamsian sudah lama meninggal dunia. Terkait penyebab meninggalnya ada banyak dugaan, namun masih belum disampaikan oleh tim medis yang memeriksa jasad almarhumah pada kami, ungkap Yunaidi.

Selanjutnya saat kita bawa ke bawah, tim kesehatan dari Puskesmas Candung langsung melakukan pemeriksaan. Berdasarkan pengakuan keluarga, kemudian diketahui jasad tersebut memang adalah Syamsian yang pergi meninggalkan rumah sejak 16 Juli lalu, terangnya.

Sebelumnya, pihak keluarga juga telah melaporkan Syamsian telah hilang, pencarian pun telah dilakukan selama satu minggu. Namun Syamsian tidak juga ditemukan, pas ditemukan ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia, jelasnya.

Pihak keluarga akhirnya memakamkan jasad Syamsian di pemakaman keluarga pada Selasa 6 September 2016, ulasnya(**)

Kategori : Agam, GoNews Group, Peristiwa

Loading...
www www