Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
2
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
Peristiwa
10 jam yang lalu
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
3
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
4
Bidan Desa Sukarela di Sumbar Mengaku Diancam Jika tak Kembalikan BLT
Dharmasraya
20 jam yang lalu
Bidan Desa Sukarela di Sumbar Mengaku Diancam Jika tak Kembalikan BLT
5
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Kesehatan
23 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
6
Gugus Tugas Covid-19 Pasaman Barat Tracing 32 Pegawai dan Tahanan Lapas
Pasaman Barat
20 jam yang lalu
Gugus Tugas Covid-19 Pasaman Barat Tracing 32 Pegawai dan Tahanan Lapas
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Menambah Wawasan Dan Pengetahuan Tentang Adat Dan Agama

Menambah Wawasan Dan Pengetahuan Tentang Adat Dan Agama
Bupati Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi, memasangkan, tanda peserta, Jinih Nan ampek.(humas)
Selasa, 23 Agustus 2016 10:33 WIB
Penulis: Tri nanda

LIMA PULUH KOTA--“Bagaimana Jinih Nan Apek betul-betul hadir di mesjid dan kehidupan, Jinih Nan Ampek, Imam, Khatib, Bilal dan Khadi mempunyai fungsi secara adat maupun syara”. Tolong libatkan ninik mamak dalam apa saja kegiatan dalam pembangunan, jangan ditinggalkan, kata Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi Membuka Pelatihan Jinih Nan Ampek se-Kabupaten Lima Puluh Kota di Aula Kantor Kemenag Tanjung Pati, Senin (22/8).

Berilmu bagaimana kita berilmu ini penting dalam kehidupan dimana saja orang kalau berilmu aman, mereka akan tahu dan terpakai, ucap Irfendi Arbi. Dalam RPJMD Kabupaten Lima Puluh Kota masalah adat dan ninik mamak sudah menjadi agenda pemerintah. Bagaimana fungsi adat dan ninik mamak dapat berjalan sebagai mana mestinya. Adat dan budaya adalah sumber daya yang besar kalau dimanfaatkan dan jadi pemersatu anak nagari.

Kita harus tahu dimana posisi kita, sebagai  Iman, Khatib, Bilal dan Kadhi, kata Irfendi Arbi. Sementara itu Laporan Panitia Syahrul Isman, S.Ag mengatakan peserta berjumlah 160 orang dari 79 nagari atau masjid nagari dari 13 kecamatan. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari tanggal 22-23 Agustus 2016 yang terbagi 2 gelombang, bertempat di Aula kantor Kemenag tanjung Pati.***

Editor : M. Siebert
Kategori : Umum, Limapuluh Kota

Loading...
www www