Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
Ekonomi
10 jam yang lalu
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
2
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Umum
11 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
3
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Politik
5 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
12 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
GoNews Group
11 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
6
Upaya Pulihkan Ekonomi, Pedagang Pasar Pusat Padang Panjang Siap Sambut New Normal
Lingkungan
10 jam yang lalu
Upaya Pulihkan Ekonomi, Pedagang Pasar Pusat Padang Panjang Siap Sambut New Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Putera LPK Kembali Rebut Kalpataru

Putera LPK Kembali Rebut Kalpataru
Erwin (46) warga Jorong Sipingai Kenagarina VII Koto Talago Kecamatan Guguak. (humas)
Senin, 15 Agustus 2016 14:18 WIB
Penulis: Tri nanda

LIMAPULUH KOTA--Putera terbailk Kabupaten Limapuluh Kota kembali mengukir prestasi tingkat nasional dibidang Pengelolaan dan Pelestarian Lingkungan Hidup. Jika sebelumnya tahun 2014 penghargaan itu direbut Aiptu Al Aswandi anggota Polsek Luak, tahun sekarang berhasil digondol Erwin (46) warga Jorong Sipingai Kenagarina VII Koto Talago Kecamatan Guguak.

Aiptu Al Aswandi sukses merebut tropy Kalpataru yang merupakan supremasi atau penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup, sedangkan Erwin meraih penghargaan Plakat Kalpataru untuk Kategori Penyelamat Lingkungan Hidup.

“Penghargaan yang disabet Erwin ini setingkat dibawah penghargaan diterima Aiptu Al Aswandi tahun 2014 lalu. Penghargaan itu diterima Erwin dari Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya pada acara peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia tingkat nasional di Siak, (23/7),” ujar Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Limapuluh Kota melalui Kasubid Konservasi Sumberdaya Air dan Keanekaragaman Hayati Adi Warman, S.Sos, M.M kepada wartawan di Sarilamak, Senin (15/8).

Prestasi warga Sipingai itu, ujar Adi, cukup membuat bangga Kabupaten Limapuluh kota. Dedikasinya dalam bidang lingkungan hidup tidak bisa dianggap enteng.

Dikatakan, kepeduliannya terhadap lingkungan hidup berawal dari keprihatinannya terhadap bukit yang ada di kampungnya Jorong Sipingai yang hanya ditumbuhi Ilalang dan semak belukar. Akibat tidak ada pepohonan, menjadikan areal perbukitan tersebut gersang dan membuat warga sulit mendapatkan sumber air bersih.

“Tak hanya gersang dan senantiasa kering kerontang, areal perbukitan itu juga sering terbakar setiap kali musim kemarau. Beranjak dari kondisi yang memprihatinkan tersebut, Erwin berusaha menanami lahan itu seluas sekitar 1 hektar pada tahun 1996 lampau dengan tanaman karet,” papar Adi.

Apa yang yang dilakukan Erwin cukup menggugah warga lainnya yang mempunyai lahan di areal perbukitan itu untuk ikut melakukan hal serupa. Warga lain juga berbondong-bondong menanami lahannya dengan karet. Bahkan dalam perjalanan waktu, mereka bisa bersatu dalam wadah kelompok tani Johor Baru.

Hebatnya lagi, bukit yang dulu kosong melompong, kini sudah hijau oleh berbagai jenis tanaman dan pepohonan. Bahkan diperkirakan tidak kurang dari 350 hektar areal masyarakat di lokasi yang dulu kritis itu menjadi lahan perkebunan yang memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan lingkungan hidup.

“Tidak tanggung–tanggung, ternyata lahan yang sudah ditanami Erwin beserta kelompok tani dan masyarakat sejak tahun 1996 sampai tahun 2016 sudah mencapai 350 hektar. Semua itu Erwin  lah motivatornya,” tutur Adi.

Apa yang dilakukan Erwin, menggugah pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  memberikan penghargaan Plakat Kalpataru. Prestasi yang diraih putera Nagari Talago ini tentu diharapkan bisa meningkat lagi menjadi Tropy Kalpataru. Tak kalah pentingnya, akan bermunculan Erwin – Erwin lain.***

 

Editor : M. Siebert
Kategori : Umum, Limapuluh Kota

Loading...
www www