Home >  Berita >  Ekonomi

Lirik Potensi Wisata Kota Padang Panjang, Pakar dari Universitas Sahid Jakarta Lakukan Penelitian

Lirik Potensi Wisata Kota Padang Panjang, Pakar dari Universitas Sahid Jakarta Lakukan Penelitian
Delegasi Universitas Sahid Jakarta saat bertemu Daerah Kota Padang Panjang Edwar Juliartha di Balai Kota. (Humas)
Minggu, 14 Agustus 2016 14:55 WIB

PADANG PANJANG - Siapa bilang Kota Padang Panjang gak ada yang menarik,itu salah bro and Sis...,buktinya Kota Padang Panjang dijadikan lokus penelitian dari salah satu Universitas di Indonesia.

Yups, Peneliti dari Universitas Sahid Jakarta yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Kholil, M. Komp sebagai Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sahid Jakarta didampingi Sucahyadi pakar bidang Industri Pariwisata dan Gatot Rambi Hastoro Pakar Bidang Riset dan Teknologi Pariwisata, mereka melakukan penelitian tentang potensi wisata di kota yang berjuluk Serambi Mekah itu.

“Padang Panjang memiliki Historis yang luar biasa,terutama di bidang pendidikan,kita kenal ada Thawalib, yang ke dua Padang Panjang ini bisa dikatakan sebagai “HUB” (Penghubung perjalanan lintas pulau Sumatera), oleh karena itu Padang Panjang memliki potensi yang sangat besar jika dikembangkan sebagai Pusat Wisata,” gitu pengakuan Prof Kholil saat ditemuai usai disambut oleh Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang Edwar Juliartha di Balai Kota, Jumat (12/8/2016).

Lebih Jauh Prof Kholil mengatakan Padang Panjang bisa dijadikan sebagai daerah wisata budaya, “adanya pusat pendidikan Islam seperti Thawalib, Diniyah Putri, kemudian dengan adanya Pusat Dokumentasi Informasi Kebudayaan Minang (PDIKM) adalah beberapa daya tarik masyarakat untuk berkunjung ke Kota Padang Panjang. “Cuma perlu di tata kembali dari segi promosi dan informasi,” tambahnya.

Menurut Prof Kholil, Kota Padang Panjang memiliki potensi wisata yang besar, “potensi tersebut akan bisa menjadi basis pengembagan ekonomi lokal”, katanya.

Dari Pertemuannya dengan Sekda Padang Panjang Edwar Juliartha, Prof Kholil mengatakan Pemko Padang Panjang sangat menyambut baik penelitian ini, karena penelitian tersebut bisa dijadikan masukan untuk pengembangan dunia wisata di Kota Padang Panjang.

Sementara itu Sekretaris Daearah Kota Padang Panjang, Edwar Juliartha mengatakan kehadiran Peneliti tersebut menjadi dukungan moril bagi Kota Padang Panjang untuk mencari bentuk pengembangan pariwisata kedepannya. “Saya telah memberikan beberapa persoalan yang mendasar yang diharapkan dapat di bantu mencarikan solusinya,” ungkapnya.

Sekda Edwar Juliartha menuturkan, trend wisata di Indonesia merujuk pada tiga hal, yaitu “Selfi”,masyarakat cendrung suka berfoto di tempat yang menarik, “Food”, bagaimana makanannya, dan yang ke tiga “Souvenir” bagaimana cendra mata atau buah tangan yang menarik didaerah itu.

“Dan bukan hanya itu, kita harus meningkatkan infrastruktur seperti tempat beristirahat, yang tujuannya meningkatkan kenyamanan ketika orang itu berwisata ditempat itu, dengan demikian akan didapat bentuk short cut yang lebih jelas untuk pengembangan wisata di Kota Padang Panjang," katanya.

Penelitian yang dilakukan oleh Peneliti dari Universitas Sahid Jakarta ini adalah yang kedua kalinya ke kota Padang Panjang. Untuk kali kedua ini mereka melakukan riset tentang strategi pengembangan wisata di kota Padang Panjang yang bekerjasama dengan SKPD terkait seperti PORBUDPAR, KOPERINDAG dan bagian Perkonomian Setdako Padang Panjang. Peneliti dari Universitas Sahid Jakarta dalam hal ini meminta kerjasama terkait data pengembangan wisata di kota Padang Panjang. (Humas)

Editor : Calva
Kategori : Ekonomi, GoNews Group, Padangpanjang

Loading...
www www