Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
23 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
2
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
11 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
3
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
4
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
Kesehatan
4 jam yang lalu
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
5
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
GoNews Group
5 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
6
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
10 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Soal Kota Padang ke Depan, Begini Pendapat Wawako Emzalmi

Soal Kota Padang ke Depan, Begini Pendapat Wawako Emzalmi
Wawako Emzalmi berdialog dengan anggota Forum Wartawan Parlemen DPRD Padang, pada sebuah kegiatan.
Sabtu, 13 Agustus 2016 14:43 WIB
Penulis: Agib Noerman

PADANG - Wakil Walikota Padang, Emzalmi mengatakan persedian air baku untuk kebutuhan air bersih di Kota Padang sudah mulai berkurang. Untuk itu, Pemko Padang sudah merencanakan kerjasama dengan Kabupaten Padang Pariaman terkait persedian air baku yang diolah menjadi air bersih untuk kebutuhan warga kota.

"Harus diakui persedian air baku di Padang sudah berkurang. Untuk memenuhi kebutuhan air baku tersebut Pemko sudah merancang kerjasama dengan Pemkab Padang Pariaman," kata Wawako Emzalmi, saat ditemui, Selasa (9/8/2016) di ruang kerjanya.

Disebutkan Emzalmi, saat ini di kawasan Lubuk Bonta yang terletak di Kabupaten Padang Pariaman, ketersedian air baku masih cukup tinggi sekitar 800 liter per detik. Kemudian, air baku dari Batang Anai juga cukup memenuhi ketersedian tersebut.

Melihat potensi ketersedian air baku di dua kawasan tersebut bisa menunjang ketersedian air baku di Kota Padang. PDAM bisa membangun intake-intake di sekitar daerah tersebut guna pengolahan air bersih.

"Tentunya Pemko Padang harus bekerjasama dengan Pemkab Padang Pariaman. Teknis kerjasamanya akan dilakukan kajian," tegas Emzalmi.

Selain kerjasama tentang air baku, Pemko Padang juga akan merencanakan kerjasama transportasi, lingkungan hidup dan tata ruang. Dicontohkan mantan Sekda ini, kerjasama transportasi misalnya, Trans Padang ke depannya bisa melewati rute Lubuk Alung. Tidak hanya sampai batas kota seperti yang terjadi saat ini.

Terkai tata ruang, Emzalmi berpendapat, batas wilayah antara Padang dan Padang Pariaman bisa digunakan sebagai kawasan perumahan.

Pada kesempatan itu, Emzalmi juga mengutarakan kerjasama juga akan dilakukan dengan Pemkab Pesisir Selatan di bidang pariwisata. Kawasan Mandeh yang sudah menjadi program nasional harus terintegrasi dengan kawasan Pantai Air Manis dan Gunung Padang yang merupakan kawasan wisata terpadu Pemko Padang.

"Artinya, kawasan Mandeh tidak bisa berjalan sendiri. Maka perlu kerjsama komprehensif untuk menunjang kawasan wisata masing-masing," pungkasnya. (agb)

Kategori : GoNews Group

Loading...
www www