Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur 'Anu Gede'
Hukum
19 jam yang lalu
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur Anu Gede
2
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
Politik
24 jam yang lalu
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
3
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
Politik
22 jam yang lalu
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
4
Raffia Arshad, Hakim Pertama di Inggris yang Kenakan Jilbab
Internasional
19 jam yang lalu
Raffia Arshad, Hakim Pertama di Inggris yang Kenakan Jilbab
5
Minta Pemerintah Tegas, Pimpinan MPR Usul Moratorium TKA Masuk Indonesia
Politik
19 jam yang lalu
Minta Pemerintah Tegas, Pimpinan MPR Usul Moratorium TKA Masuk Indonesia
6
Garuda Imbau Calon Penumpang Penuhi Syarat Keluar-Masuk Jakarta
GoNews Group
22 jam yang lalu
Garuda Imbau Calon Penumpang Penuhi Syarat Keluar-Masuk Jakarta
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Pawai Telong-telong Semarakkan Hari Jadi Kota Padang ke-347

Pawai Telong-telong Semarakkan Hari Jadi Kota Padang ke-347
Suasana pawai Telong-telong semarakkan Hari Jadi Kota Padang ke-347. (Humas)
Sabtu, 06 Agustus 2016 23:48 WIB

PADANG - Pawai telong-telong semarakkan Hari Jadi Kota Padang ke-347. Pawai inj digelar di Pantai Padang, Sabtu (6/7/2016) malam. Pawai ini diikuti seratusan lebih kelompok yang berasal dari kelurahan dan kecamatan di Kota Padang. Pawai ini sarat dengan perjuangan warga Kota Padang melawan Belanda pada 7 Agustus 1669 silam. Atraksi yang ditampilkan masing-masing kelompok pun terbilang heroik.

Pembukaan acara ini diawali dengan pemukulan tambua bersama. Tambua dipukul Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo serta sejumlah pejabat lainnya yang hadir malam itu.

Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo menyebut, pawai telong-telong diadakan malam hari untuk mengenang kembali aksi patriotisme para pahlawan merebut wilayah Kota Padang dari penjajah Belanda 347 tahun lalu. Saat itu semangat patriotisme para pahlawan dalam merebut loji dari tangan penjajah Belanda sangat heroik.

“Pawai ini sengaja kita adakan untuk memperingati semangat pahlawan dalam merebut loji dari tangan penjajah Belanda pada 7 Agustus 1669 silam,” ujarnya.

Walikota berharap pawai telong-telong ini juga dapat menarik animo pengunjung untuk hadir menyaksikan pawai tersebut. Dengan banyaknya pengunjung akan memajukan Kota Padang dan menghidupkan perekonomian warga. "Harapan kita ini juga menjadi daya tarik wisata Kota Padang," sebut Mahyeldi. (Charlie)

Editor : Calva
Kategori : Umum, Lingkungan, GoNews Group, Padang

Loading...
www www