Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi "Poros Basamo"
Politik
20 jam yang lalu
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi Poros Basamo
2
Dianggap jadi 'Kutu Loncat', Warga Sumbar Enggan Dukung Faldo Maju Pilgub
Sumatera Barat
3 jam yang lalu
Dianggap jadi Kutu Loncat, Warga Sumbar Enggan Dukung Faldo Maju Pilgub
3
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
GoNews Group
14 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
4
Tangis Petani Simalingkar Pecah saat Cerita Anak dan Suami di Penjara, Tanahnya Diserobot PTPN II
Politik
7 jam yang lalu
Tangis Petani Simalingkar Pecah saat Cerita Anak dan Suami di Penjara, Tanahnya Diserobot PTPN II
5
Apa Kabar 'Resuffle'? Ada 18 Lembaga, Organisasi, Komisi menuju Perampingan
GoNews Group
10 jam yang lalu
Apa Kabar Resuffle? Ada 18 Lembaga, Organisasi, Komisi menuju Perampingan
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Pawai Telong-telong Semarakkan Hari Jadi Kota Padang ke-347

Pawai Telong-telong Semarakkan Hari Jadi Kota Padang ke-347
Suasana pawai Telong-telong semarakkan Hari Jadi Kota Padang ke-347. (Humas)
Sabtu, 06 Agustus 2016 23:48 WIB

PADANG - Pawai telong-telong semarakkan Hari Jadi Kota Padang ke-347. Pawai inj digelar di Pantai Padang, Sabtu (6/7/2016) malam. Pawai ini diikuti seratusan lebih kelompok yang berasal dari kelurahan dan kecamatan di Kota Padang. Pawai ini sarat dengan perjuangan warga Kota Padang melawan Belanda pada 7 Agustus 1669 silam. Atraksi yang ditampilkan masing-masing kelompok pun terbilang heroik.

Pembukaan acara ini diawali dengan pemukulan tambua bersama. Tambua dipukul Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo serta sejumlah pejabat lainnya yang hadir malam itu.

Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo menyebut, pawai telong-telong diadakan malam hari untuk mengenang kembali aksi patriotisme para pahlawan merebut wilayah Kota Padang dari penjajah Belanda 347 tahun lalu. Saat itu semangat patriotisme para pahlawan dalam merebut loji dari tangan penjajah Belanda sangat heroik.

“Pawai ini sengaja kita adakan untuk memperingati semangat pahlawan dalam merebut loji dari tangan penjajah Belanda pada 7 Agustus 1669 silam,” ujarnya.

Walikota berharap pawai telong-telong ini juga dapat menarik animo pengunjung untuk hadir menyaksikan pawai tersebut. Dengan banyaknya pengunjung akan memajukan Kota Padang dan menghidupkan perekonomian warga. "Harapan kita ini juga menjadi daya tarik wisata Kota Padang," sebut Mahyeldi. (Charlie)

Editor : Calva
Kategori : Umum, Lingkungan, GoNews Group, Padang

Loading...
www www