Ayo Indonesia Bisa!

Nurfitriyana Sebaiknya Diberangkatkan ke Rio Untuk Lengkapi Strategi Pemenangan

Nurfitriyana Sebaiknya Diberangkatkan ke Rio Untuk Lengkapi Strategi Pemenangan
Okto saat mengecek kelangkapan atlet panahan. (Azhari/GoNews.c)
Senin, 25 Juli 2016 14:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Direktur Performa Tinggi (HPD) Lomba II Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) yang membawahi cabang olahraga panahan, Luki Apari mengharapkan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menambah satu lagi jatah pelatih panahan yang mendapatkan ID Card untuk bisa mendampingi atlet selama menjalani pertandingan di Olimpiade Rio de Jeneiro, Brasil, 5-21 Agustus 2016.

Pasalnya, dia menilai jatah dua pelatih yang diberikan KOI kepada pelatih Denny Trisjanto dan Endah saja tidak cukup untuk memaksimalkan penampilan Tim Panahan Indonesia.

"Kalau kita mau mengatur strategi pemenangan, ya Nurfitriyana harusnya diberangkatkan dan berikan ID Card yang bisa mendampingi atlet selama pertandingan. Saya menilai kedua pelatih itu saja tidak cukup untuk mendampingi empat atlet yang turun di tiga nomor pertandingan," kata Luki di sela-sela kunjungan Deputi IV Bidang Olahraga Prestasi Kemenpora, Gatot S Dewo Broto melihat latihan Tim Panahan Olimpiade Rio de Jeneiro 2016 di Lapangan Panahan Kompleks Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (25/7/2016).

Menurut Luki, Nurfitriyana cukup layak diberangkatkan dan diberikan ID Card karena keempat atlet panahan Indonesia itu akan tampil di tiga nomor yakni Recurve perseorangan putra dan putri serta beregu. "Kita kan tampil di tiga nomor. Jadi, kalau tiga pelatih yang mendampingi sangat wajar. Apalagi, Nurfitriyana adalah salah satu anggota srikandi yang meraih perak pada Olimpiade Seoul 1988," katanya.

Secara terpisah, Gatot Dewo Broto berjanji akan menanyakan pendistribusian jatah ID Card Offisial yang akan mendampingi Tim Olimpiade Rio de Jeneiro 2016. "Ya, saya akan menanyakan kemana saja didistribusikan jatah ID Card itu kepada KOI," katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Satlak Prima Lukman Niode mengatakan sesuai ketentuan Komite Olimpiade Internasional (IOC), Indonesia yang diperkuat 28 atlet mendapatkan jatah 24 ID Card offisial. "KOI harusnya terbuka dalam masalag ID Card Offsial," katanya. (***)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Olahraga, GoNews Group

wwwwww