Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
GoNews Group
14 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
2
Polresta Padang Tangkap Pencuri Ban Mobil Gunakan Karung Pasir
Padang
23 jam yang lalu
Polresta Padang Tangkap Pencuri Ban Mobil Gunakan Karung Pasir
3
Pesantren di Agam Kembangkan Serai Wangi di Lahan Seluas 10 Hektare
Agam
21 jam yang lalu
Pesantren di Agam Kembangkan Serai Wangi di Lahan Seluas 10 Hektare
4
Ombudsman: Jangan Sampai Ada Siswa Putus Sekolah Akibat Rumitnya PPDB
Pendidikan
20 jam yang lalu
Ombudsman: Jangan Sampai Ada Siswa Putus Sekolah Akibat Rumitnya PPDB
5
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
GoNews Group
11 jam yang lalu
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
6
Tes Cepat Covid-19 Bagi PPDP di Solok Selatan Bermasalah
Solok Selatan
20 jam yang lalu
Tes Cepat Covid-19 Bagi PPDP di Solok Selatan Bermasalah
Loading...
Home  /   Berita  /   Ekonomi

Bertekad Hasilkan 10 Ribu Wirausaha Baru, Kota Padang Siapkan Sentra IKM di Setiap Kelurahan Bersama BDi Padang

Bertekad Hasilkan 10 Ribu Wirausaha Baru, Kota Padang Siapkan Sentra IKM di Setiap Kelurahan Bersama BDi Padang
Kapala BDI Padang Jonni Afrizon (kiri) menyaksikan Wako Padang Mahyledi menandatangani MoU kerjasama Pemko Padang, Pelaku IKM, Camat dengan BDI Padang.
Sabtu, 16 Juli 2016 07:28 WIB
PADANG – Pemerintah Kota Padang berupaya mengoptimalkan Industri Kecil Menengah (IKM) yang terdapat di 104 kelurahan melalui peran seluruh stakeholder. Para pelaku IKM tersebut nantinya akan diakomodir dalam satu sentra industri pada tiap-tiap kelurahan.

Menurut Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt. Marajo, pembinaan terhadap IKM mesti diiringi dengan penguatan yang berkelanjutan. Jika tidak, sangat sulit berkembang.

“Sebab, untuk mendorong IKM agar lebih maju dibutuhkan peran stakeholder,” kata Mahyeldi disela kegiatan bersama MoU antara Balai Diklat Industri Padang dengan pelaku IKM, camat dan lurah di Palanta Walikota Padang, Kamis (14/7/2016).

Selama ini, katanya, IKM masih berdiri sendiri-sendiri. Mereka tidak berdaya menembus pasar yang lebih luas dan kalah bersaing dengan produk-produk yang datang dari luar.

“Saat ini, Pemko Padang memikirkan bagaimana membentuk sentra-sentra industri agar pelaku IKM tidak berusaha sendiri-sendiri, tetapi terlembaga dan berbadan hukum serta berada di satu lokasi,” terangnya.

Lebih lanjut, dari sentra-sentra industri yang ada di tiap kelurahan diharapkan muncul produk-produk khas atau “one village one product”. Nantinya produk-produk tersebut dapat distok oleh pengusaha grosiran besar untuk dijual ke pasar lokal dan nasional.

“Ada sekitar lima ribu jenis produk untuk kebutuhan manusia yang dapat diproduksi oleh IKM. Dari sebanyak itu, IKM di Kota Padang mesti bisa menghasilkannya,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Perindagtamben) Hendrizal Azhar menyebutkan, stakeholder diharapkan berperan, terutama dinas terkait, camat dan lurah, anggota DPRD, BUMN dan BUMD.

“Keterlibatan semua pemangku kepentingan memperkuat IKM diyakini juga akan mendorong tumbuhnya wirausahawan baru,” sebutnya.

Kepala BDi Padang Jonni Afrizon dalam kesempatan yang sama menyatakan, siap membantu menyiapkan tenaga trampil, terakreditasi dan siap terjun dalam peningkatan mutu hasil produksi IKM melalui pelatihan.

"BDI memang tugasnya menyiapkan tenaga trampil, terakreditasi dalam dunia industri. Kita sangat mendukung upaya Pemko Padang ini," sebutnya. (DU/Yz)

Editor : Calva
Kategori : Ekonomi, GoNews Group, Padang

Loading...
www www