Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Amerika Chaos, MPR Minta KBRI Lindungi WNI
GoNews Group
8 jam yang lalu
Amerika Chaos, MPR Minta KBRI Lindungi WNI
2
Kapolres: Hasil Swab Personel Polres Sijunjung Negatif Covid-19
Sijunjung
10 jam yang lalu
Kapolres: Hasil Swab Personel Polres Sijunjung Negatif Covid-19
3
Polisi Panggil Sejumlah Saksi Dugaan Pencemaran Nama Baik Ketua KPU Sumbar
Sumatera Barat
10 jam yang lalu
Polisi Panggil Sejumlah Saksi Dugaan Pencemaran Nama Baik Ketua KPU Sumbar
4
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
11 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
5
Indonesia Buktikan Pancasila Kuatkan Masyarakat di Tengah Pandemi
GoNews Group
8 jam yang lalu
Indonesia Buktikan Pancasila Kuatkan Masyarakat di Tengah Pandemi
6
Bertambah 467, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Hampir 27 Ribu
Kesehatan
8 jam yang lalu
Bertambah 467, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Hampir 27 Ribu
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Permintaan Warga Terhadap PJU Cukup Tinggi

Permintaan Warga Terhadap PJU Cukup Tinggi
Kadis PU Payakumbuh Marta Minanda ketika menyampaikan Dana-PEMKO-Terbatas-Permintaan-PJU-Tinggi
Sabtu, 18 Juni 2016 14:07 WIB
Penulis: Bayu De Nura
PAYAKUMBUH--Permintaan penerangan jalan umum (PJU) di Kota Payakumbuh terbilang cukup tinggi. Sepanjang Ramadhan ini, begitu Tim Safari Ramadhan (TSR) Kota Payakumbuh membuka dialog dengan jemaah, permintaan PJU kepada tim selalu ada. Hampir jemaah seluruh masjid yang dikunjungi TSR  meminta pemko menambah PJU di kelurahannya.

Kepala Dinas PU Payakumbuh Marta Minanda, ST, MT didampingi Kabid Binamarga H. Zul Arman, ST, ketika dikonfimasikan persoalan PJU itu di Balaikota Payakumbuh, Kamis (16/6), membenarkan, jika aspirasi warga dengan PJU cukup tinggi. “Benar, kita sudah mendapat laporan dari setiap TSR Payakumbuh,” sebut Marta.
 
Menurut Marta, dalam dua tahun terakhir, 2015 dan 2016 ini, Dinas PU fokus dengan kegiatan penggantian bola lampu PJU, dari bola pijak ke bola lampu LED. Targetnya, seluruhnya, 2.100 PJU di Payakumbuh, akhir tahun ini sudah memakai bola LED. Penggantian bola lampu itu, akan menghemat pemakaian arus atau energi 25% dari sebelumnya.
 
Sementara itu, Dinas PU  juga melakukan tambahan PJU untuk 35 titik pada sejumlah kelurahan di Payakumbuh. Dibanding dengan jumlah 48 kelurahan yang ada, berarti belum cukup per satu kelurahan mendapat tambahan PJU. “Itu semua, karena keterbatasan dana daerah yang belum mampu menampung keinginan masyarakat,” kata Marta.
 
Kosentrasi pemko yang mengganti bola pijar ke LED itu, direspon positif oleh Kementerian ESDM, dengan mengucurkan bantuan berupa 200  ELD Bantuan itu, katanya, meski masih ditunggu, akan banyak membantu dalam mengatasi keterbatasan PJU di Payakumbuh, tambahnya.
 
Dikatakan Marta, berdasarkan pemetaan Dinas PU, Payakumbuh butuh 8.000 titik PJU. Dengan jumlah PJU yang baru mencapai 2.100 titik, berarti Payakumbuh masih butuh 5.900 PJU lagi. Sementara itu, beban pemko dalam membayar rekening PJU sudah mencapai Rp6,5 Miliyar per tahun, tak sebanding dengan pajak penerangan jalan umum yang dibayar pelanggan listrik PLN di kota ini.
 
“Jika  kebutuhan 8.000 PJU itu sudah dipenuhi pemko, berarti beban daerah dalam membayar rekening lampu jalan makin membengkak. Makanya, ke depan, pemko juga tengah membuat program PJU dengan memanfaatkan tekhnologi sinar matahari,” ungkap Marta.***

Editor : M.Siebert
Kategori : Pemerintahan, GoNews Group, Payakumbuh

Loading...
www www