Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mangsa 305 Anak, Bule Predator Diciduk Polisi saat Bersama 2 ABG di Hotel
Hukum
13 jam yang lalu
Mangsa 305 Anak, Bule Predator Diciduk Polisi saat Bersama 2 ABG di Hotel
2
Payakumbuh Umumkan Satu Kasus Baru Positif Setelah Satu Bulan Nihil
Payakumbuh
18 jam yang lalu
Payakumbuh Umumkan Satu Kasus Baru Positif Setelah Satu Bulan Nihil
3
Gubernur Sumbar diminta Tunda Pengumuman Hasil PPDB 2020
Pendidikan
21 jam yang lalu
Gubernur Sumbar diminta Tunda Pengumuman Hasil PPDB 2020
4
Kemenangan Jokowi-Ma'ruf, Sesuai Keputusan MK dan Keputusan MA
Peristiwa
22 jam yang lalu
Kemenangan Jokowi-Maruf, Sesuai Keputusan MK dan Keputusan MA
5
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
Politik
21 jam yang lalu
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
6
Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam, DPR: Kedaulatan dan Keamanan Nasional Terancam
Lingkungan
14 jam yang lalu
Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam, DPR: Kedaulatan dan Keamanan Nasional Terancam
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Bangun Jalan Tembus Sumbar-Riau, Wagub Sumbar Minta Bupati Pasaman Surati Gubernur

Bangun Jalan Tembus Sumbar-Riau, Wagub Sumbar Minta Bupati Pasaman Surati Gubernur
Wagub Sumbar Nasrul Abit bersalaman dengan jamaah dalam Safari Ramadan. (Humas Sumbar)
Minggu, 12 Juni 2016 08:34 WIB

PASAMAN - Adanya jalan tembus Rao (Sumatera Barat) - Rokan Hulu (Riau) yang hingga saat ini belum terselesaikan dari titik perbatasan kedua provinsi menuju ke Rokan Hulu, Wakil Gubernur Sumatera Barat meminta kepada Bupati Pasaman untuk menyurati Gubernur Sumatera Barat untuk dapat segera ditindak lanjuti.

"Nanti Gubernur Sumatera Barat akan menyampaikan hal tersebut kepada Gubernur Riau dan akan ada pembahasan agar pembangunan jalan bisa segera dikerjakan," kata Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat di wawancarai usai pelaksanaan Safari Ramadhan di Mesjid Taqwa Muhammadiyah, Tapus, Pasaman, Jumat malam (10/06/2016).

Dia juga menjelaskan banyak manfaat yang dirasakan masyarakat Sumatera Barat terutama Pasaman apabila jalan tersebut selesai dikerjakan, terutama dalam peningkatan perekonomian masyarakat karena hampir sebagian besar hasil pertanian (beras), perkebunan (kakao) dan perikanan dibawa ke Pekanbaru dan Dumai

"Ada efisiensi waktu 3 jam apabila jalan tersebut sudah layak digunakan, biasanya dibawa melalui Bukittinggi terlebih dahulu," ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Pasaman A. Syafei menyebutkan panjang jalan yang belum selesai tersebut kira-kira 40 Km dan tinggal pengerasan saja.

"Mudah-mudahan jalan tersebut bisa segera dapat terpakai karena jalan tersebut tidak berada pada hutan lindung dan hutan suaka, jadi dirasa akan lebih mudah," terangnya. (***)

Editor : Calva
Kategori : Sumatera Barat, Pasaman, GoNews Group, Ekonomi

Loading...
www www