Home >  Berita >  Ekonomi
Harga 5 Komoditi Pangan Mulai Bergejolak

Irfendi Minta SKPD Bersinergi Siapkan Operasi Pasar

Irfendi Minta SKPD Bersinergi Siapkan Operasi Pasar
Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi saat memimpin rapat tim pengendalian inflasi daerah (TPID)(f/humas LK)
Kamis, 02 Juni 2016 23:03 WIB
Penulis: Tri Nanda
LIMAPULUH KOTA--Memasuki momen puasa Ramadhan 1437 Hijryah, yang tinggal empat hari lagi, harga pangan dan barang kebutuhan pokok masyarakat diprediksi akan terus meningkat. Ketidaktersediaan stok barang berpeluang memicu lonjakan harga (inflasi) terutama bahan kebutuhan pokok di pasaran.

Hal ini menjadi perhatian serius Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, mengingat akan terjadinya peningkatan permintaan barang kebutuhan pokok dan pangan jelang puasa dan lebaran Idul Fitri mendatang. Tak hanya puasa dan lebaran, tepat pertengahan 2016, juga akan memasuki masa libur pergantian tahun pelajaran sekolah. 

"Saya minta seluruh jajaran SKPD beserta instansi terkait, seperti Bulog dan PUSRI dapat terus berkoordinasi, bekerjasama, mengatasi laju inflasi di seluruh pasar rakyat," sebut Irfendi saat memimpin rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di kantor bupati setempat, Kamis (2/6) siang. 

Rapat TPID itu turut dihadiri Sekdakab Yendri Tomas, Kepala Bagian Perekonomian Zulbadri, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setkab Muhamad S serta diikuti jajaran instansi perangkat kerja. Mulai dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Diskoperindag, Dinas Peternakan, Bulog dan PUSRI. Bupati menekankan, agar instansi terkait terus melakukan pemantauan pasar serta arus distribusi barang.  

  

Bupati pilihan rakyat itu menginginkan, jika seandainya memang terjadi lonjakan harga bahan pokok, seperti harga bawang, TPID diminta segera mencarikan langkah antisipasi. "Jangan sampai terjadi keterlambatan yang dapat memicu ketidakstabilan harga pasar. Kasihan kita kepada rakyat," tutur putra asli Simalanggang itu.

Berdasarkan data hasil pantauan yang dihimpun TPID di beberapa pasar rakyat di Limapuluh Kota, sejak Januari hingga Mei 2016, terdapat 5 harga komodity yang bergejolak. Diantaranya, kacang tanah, yang sejak Januari 2016 seharga, Rp20 ribu/kilogram, hingga akhir Mei tercatat naik menjadi Rp24 ribu/kilogram. 

Begitu pula bawang merah yang sebelumnya, Rp28 ribu/kilogram, kini dijual Rp32 ribu/kilogram. Kemudian, minyak goreng curah yang sebelumnya Rp10.750,-/kilogram kini dijual Rp12 ribu/kilogram. Adapun gula pasir turut mengalami peningkatan, dari sebelumnya Rp12.375,-/kilogram kini Rp13.500,-/perkilogramnya. 

Terakhir, yaitu daging sapi yang sebelumnya hanya dijual Rp100 ribu/kilogram, kini tercatat segarga Rp110 ribu/kilogramnya. "Mudah-mudahan adanya pengendalian serta langkah-langkah kita, tekanan inflasi memasuki puasa ramadhan ini tidak mencolok, sehingga tidak berdampak kepada ekonomi masyarakat," harap Irfendi.***


Loading...
www www