Home >  Berita >  Umum
Memasuki Puasa Ramadhan 1437 Hijriyah

Ferizal Ajak Masyarakat "Makmurkan" Masjid

Ferizal Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid
Wakil Bupati Ferizal Ridwan saat meresmikan masjid Nurul Yaqin di nagari Mungo Kecamatan Luak.(humas 50 Kota)
Senin, 23 Mei 2016 19:44 WIB
Penulis: Tri Nanda
LIMAPULUH KOTA--Salah satu upaya menetralisir penyakit masyarakat terutama generasi muda, adalah dengan meramaikan berbagai kegiatan di masjid dan surau. Selain sebagai tempat beribadah, di Ranah Minang, masjid sejak dulu berfungsi sebagai tempat rembuk atau bermusyawarah guna menyelesaikan segala persoalan.

Tradisi tersebut kini digalakkan kembali oleh pasangan kepala daerah Bupati Irfendi Arbi-Wabup Ferizal Ridwan. "Sesuai visi-misi kepala daerah, kita konsisten akan melaksanakan program penguatan daerah. Terutama, dalam menjaga tradisi, menegakkan syarak, mambangkik batang tarandam," kata Wabup Ferizal Ridwan, di kantor bupati setempat, Senin (23/5).  
 
Imbauan "memakmurkan" masjid ini dilontarkan Wabup Ferizal guna memaknai masuknya bulan suci Ramadhan 1437 Hijriyah, serta Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei 2016 lalu. Gerakan sosial memakmurkan masjid, sebelumnya juga disampaikan Ferizal saat meresmikan masjid Nurul Yaqin, Bukit Gombak, di Kenagarian Mungo, Kecamatan Luak. 
 
Peresmian "surau tuo" bernama Mushalla Darul Yaqin yang disulap menjadi masjid itu dilaksanakan tepat sebelum pelaksanaan Sholat Jumat, akhir pekan kemarin. Berbagai kegiatan masjid, katanya, setidaknya akan menangkal berbagai krisis sosial yang kini marak terjadi di tengah masyarakat.  
 
Dalam arahannya, Ferizal mengapresiasi para tokoh masyarakat serta alim-ulama Mungo, yang menjadi inisiator serta berkontribusi terhadap upaya pengalihan status mushalla menjadi masjid. Bagaimana pun, sesuai tradisi daerah Minangkabau, masjid sejak dulu tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi rumah mufakat bagi masyarakat. 
 
Selain mendatangkan manfaat, memakmurkan masjid akan senantiasa mendapat berkah dari Yang Maha Kuasa. "Hendaknya, masjid menjadi tempat persinggahan kita. Jangan hanya pada momen tertentu seperti jum'atan atau di bulan Ramadhan saja. Tapi setiap waktu, dengan sholat berjamaah, atau agenda kegiatan lainnya," sebutnya. 
 
Dia mencontohkan, mengunjungi masjid jangan seperti saat musim durian. Ketika musimnya tiba, banyak yang datang mengambil buahnya, tetapi ketika tidak musimnya tidak pernah dikunjungi. Selain Ferizal, turut hadir dalam peresmian itu, Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota, Deni Asra, Kepala Kemenag, Ketua Dewan Masjid, serta unsur Muspika Kecamatan Luak.***


Loading...
www www