Home >  Berita >  Peristiwa

Abrasi di Pantai Batu Kalang Pesisir Selatan, 40 Meter Badan Jalan Tidak Bisa Dilewati Kendaraan

Abrasi di Pantai Batu Kalang Pesisir Selatan, 40 Meter Badan Jalan Tidak Bisa Dilewati Kendaraan
Ilustrasi abrasi pantai.
Minggu, 15 Mei 2016 11:00 WIB

PAINAN - Kuatnya hempasan ombak, mengakibatkan terjadinya abrasi pantai di Kawasan Batu Kalang Kenagarian Ampang Pulai Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan. Abrasi ini disamping merusah jalan, juga merusak keindahan kawasan Pantai Batu Kalang yang merupakan kawasan penyangah Kawasan Mandeh.

Abrasi yang terjadi Minggu (8/5/2016) pekan lalu telah tersebut membuat badan jalan yang berada disepanjang pinggiran pantai sepanjang 40 meter ambruk kepantai sehingga jalan wisata tersebut tidak bisa lagi dilalui oleh kendaraan karena ditakutkan badan jalan yang tersisa ikut juga ambruk dan mengancam warung warung masyarakat yang berada disebelah jalan.

Walinagari Ampang Pulai Efrinaldi sebagaimana dilansir pesisirselatankab.go.id, mengungkapkan badan jalan yang ambruk itu adalah jalan yang berada disepanjanng bibir pantai kawasan Wisata, jalan itu digunakan oleh wisatawan untuk berjalan sepanjang pantai.

"Tetapi ombak yang tinggi mengakibatkan badan jalan yang baru selesai pengerjaannya pada lebaran tahun lalu mengunakan dana APBN ambruk sehingga tidak bisa lagi dilewati," ujarnya

Menambahkan, Kawasan Pantai Batu Kalang adalah kawasan wisata andalan Tarusan dan penyangah kawasan Mandeh, dimana setiap minggunya apalagi liburan ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

"Kita berharap perbaikan seger dilakukan,sehingga kawasan ini bisa kembali indah sehingga wisatawan akan menjadi nyaman, ujarnya

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni ketika meninjau kondisi abrasi pantai di Batu Kalang mengungkapkan akan segera melakukan penanganan terhadap abrasi pantai yang terjadi tersebut. Menurutnya untuk penanganan awal akan dilakukan pembangunan pengaman pantai sebagai pengaman awal agar dampak abrasi tidak semakin parah.

"Kita akan segera melakukan penanganan segera dengan membangun pengaman pantai sementara, agar kondisi bibir pantai tidak semakin parah, ujarnya

Akan tetapi menurut Hendrajoni perlu adanya pengaman secar permanen namun itu tentunya membutuhkan biaya yang sangat besar perlu adanya dukungan dari Provinsi atau Pusat. Pemerintah Kabupaten Pessel telah berkoordinasi dengan Provinsi Sumbar tentang penanganan abrasi pantai Batu Kalang.

"Kita telah mengajukan usulan ke Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera V Sumbar tentang penanganan kawasan ini,dengan anggaran yang besar sehingga bisa menghilangkan rasa was was warga terhadap dampak abrasi pantai," ujarnya

Sementara itu Kepala Badan Penangunglangan Bencana Daerah Pri Nurdin menghimbau agar masyarakat mampu meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi, terutama nelayan, jika cuaca tidak memungkinan untuk pergi melaut hendaknya tidak pergi melaut.

"Kita menghimbau nelayan tetap waspada dalam cuaca buruk seperti saat ini. Cuaca masih akan terus tidak menentu Kewaspadaan perlu mengingat keselamatan diri lebih penting daripada mencari nafkah dan situasi cuaca buruk saat ini tidak bisa diterka,terkadang pagi harinya cuaca bagus namun tiba tiba siang badai datang,cuaca seperti akan terjadi beberapa pekan kedepan," ungkapnya. (Humas Pessel)

Editor : Calva
Sumber : Pesisirselatabkab.go.id
Kategori : Peristiwa, GoNews Group, Pesisir Selatan

Loading...
www www