Home  /  Berita  /  GoNews Group

DPRD Padang Desak Pemprov Sumbar Selesaikan Pembangunan Jalan Arau Nipah - Air Manis

DPRD Padang Desak Pemprov Sumbar Selesaikan Pembangunan Jalan Arau Nipah - Air Manis
Ketua Komisi III DPRD Padang, Helmi Moesim
Sabtu, 23 April 2016 17:25 WIB
Penulis: Agib M Noerman
PADANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Padang mendesak Pemprov Sumbar melanjutkan pembangunan jalan Arau Nipah-Air Manis yang terhenti sejak beberapa bulan lalu. Padahal, jalan tersebut akan menghubungkan Teluk Bayur dan Batang Harus dengan melewati Pantai Air Manis.

Ketua Komisi III DPRD Padang Helmi Moesim mengakui bahwa Pemko Padang dan DPRD Padang tidak menganggarkan pembangunan jalan itu disebabkan karena sudah menjadi wewenang Pemprov Sumbar. Bahkan, Helmi mengatakan dirinya baru mengetahui terbengkalainya pembangunan jalan itu dengan alasan dana yang habis melalui media.

"Pemprov harus segera menyelesaikan proyek pembangunan jalan tersebut. Selain kebutuhan akses jalan, apabila pembangunan tersebut terhenti akan menimbulkan dampak sosial yang besar bagi warga sekitar," ungkap politisi Partai Golkar ini, Jumat (22/4/2016).

Seperti diketahui, warga setempat sudah merasakan dampak sosial yang merugikan mereka akibat penghentian pembangunan jalan Arau Nipah-Air Manis. Salah satu dampaknya, apabila hujan turun maka warga dihantui akan terjadi longsor terutama tebing-tebing di sisi jalan.

Ads

Terpisah, anggota Komisi III dari Fraksi Perjuangan Bangsa Iswanto Kwara meminta Pemprov melakukan pembangunan jalan ini secara serius. Menurut Iswanto, terhentinya pembangunan jalan ini merupakan bentuk ketidakseriusan Pemprov. Pemko Padang, sebut Iswanto terus memperjuangkannya ke provinsi. Berhubung perubahan anggara belum dibahas, pemko memiliki peluang untuk menyentil lagi ke provinsi. Sebaiknya dijadikan prioritas.

Bahkan Iswanto mengusulkan apabila Pemprov tidak juga melanjutkan pembangunan jalan Arah Nipah-Air Manis, Pemko hendaknya menganggarkan di APBD Perubahan. "Bisa saja Pemko menganggarkannya di APBD Perubahan, tergantung program skala prioritas, banyak gak," Iswanto bertanya. (agb)

wwwwww