Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kelak RSUD Bukittinggi Rampung, Hj Yemmelia Gratiskan Biaya Berobat
Politik
23 jam yang lalu
Kelak RSUD Bukittinggi Rampung, Hj Yemmelia Gratiskan Biaya Berobat
2
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
Feature
11 jam yang lalu
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
3
Soal Jadwal TC Molor, Towel: PSSI Tidak Profesional Kelola Timnas
GoNews Group
22 jam yang lalu
Soal Jadwal TC Molor, Towel: PSSI Tidak Profesional Kelola Timnas
4
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
GoNews Group
11 jam yang lalu
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
5
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
GoNews Group
12 jam yang lalu
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
6
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
GoNews Group
11 jam yang lalu
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
Loading...
Home  /   Berita  /   Ekonomi

UMKM dan IKM Agar Tingkatkan Kualitas dan Produk Usaha

UMKM dan IKM Agar Tingkatkan Kualitas dan Produk Usaha
Kamis, 14 April 2016 18:38 WIB

PADANG – Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo meminta kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Padang untuk dapat terus meningkatkan kualitas dari produk usaha yang dilakukan. Apalagi saat sekarang Indonesia tengah menghadapi persaingan dunia usaha bebas atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sangat ketat.

“Untuk itu para pelaku UMKM dan IKM supaya dapat bersinergi dengan pelaku-pelaku usaha lainnya, agar hasil produknya tidak kalah saing dengan negara-negara lainnya,” ujar Walikota saat membuka pelatihan bimbingan teknis kelembagaan sentra bagi industri kecil menengah se-Kota Padang di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Provinsi Sumatera Barat, Kamis (14/4/2016).

Lebih lanjut Walikota menjelaskan, melalui bimbingan teknis tersebut, agar para pelaku usaha, dapat mempertahankan citra rasa dari produk yang dihasilkan. “Pelatihan sentra produk makanan tradisional minang bertujuan untuk mengontrol kualitas produksi jadi supaya terstandar. Selama ini banyak produk makanan yang belum terstandarkan. Selain itu dapat mengkoordinasikan dan mensinergikan semua produk yang sejenis, sehingga kita akan lebih kuat untuk menghadapi pasar ekonomi Asean dan juga pasar global. Maka daya saing produk adalah sangat menentukan kemampuan untuk bersaing dengan produk-produk yang ada di luar yang akan memasuki daerah kita ini,” ujarnya.

Walikota menambahkan dengan adanya sentra industry kecil menengah tersebut, para pelaku usaha akan lebih bertambah ilmu dan wawasannya. Menurut Mahyeldi, untuk lebih dapat memasuki dunia pasar yang lebih luas, tentu tergantung dari hasil produk, kesinambungan dan kemampuan produksinya. “Untuk segi perdagangan, dunia usaha di Kota Padang sudah cukup besar dan berada pada daerah yang memiliki potensi barang dan produk yang lebih besar,” tutur Walikota.

Walikota berkeinginan, produk Indonesia juga beredar ke negara lain. Terutama ke negara seperti di Timur Tengah. Selama ini Walikota melihat produk yang masuk ke Arab Saudi bukanlah dari Indonesia, tetapi banyak dari China. Padahal menurut Walikota, secara psikologis Indonesia dan Arab Saudi sesama Muslim. “Kenapa bisa begitu? Karena China terorganisir dan dan paham betul dengan pasar.

“Ke depan kita akan siapkan tim khusus untuk bisa masuk pasar Timur Tenga dan kita perkuat posisi kita di IORA,” ujar Mahyeldi.(***)

Editor : Agib M Noerman
Kategori : Ekonomi, GoNews Group, Padang

Loading...
www www