Bupati Muzni Zakaria: Main Pakuak Ditertibkan, Solok Selatan Nyaman Bagi Wisatawan!

Bupati Muzni Zakaria: Main Pakuak Ditertibkan, Solok Selatan Nyaman Bagi Wisatawan!
Keindahan alam Solok Selatan. (solselkab.go.id)
Rabu, 13 April 2016 10:31 WIB

SOLOK SELATAN - Pe­merintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) menjamin daerahnya nyaman dikunjungi wisatawan. Dan menin­dak­lanjuti perintah Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Nasrul Abit untuk menertibkan obyek wisata dari aksi main pakuak alias pungutan liar (Pungli), Bupati Solsel, Muzni Zakaria berjanji menjadikan Solsel salah satu destinasi wisata unggulan di Sumbar, untuk itu semua obyek wisata ung­gulan akan kami buat nyaman untuk dikunjungi.

Ia mengungkapkan ada tiga Obyek wisata unggulan di daerah itu yang saat ini sedang dikembangkan. Yakni, Kawasan Se­ribu Rumah Gadang, Hot Water Boom Sapan Ma­lu­luang dan air terjun Tansi Am­pek, objek wisata ini pe­nge­lolaannya harus lebih di­ting­katkan.

Ia menambahkan, selain tiga obyek wisata tersebut, saat ini pihaknya juga tengah me­ngem­bangkan potensi wisata alam jalur pendakian Gunung Kerinci. “Insya Allah, Agus­tus 2016 kami akan mencoba men­jajal jalur pendakian gu­nung Kerinci melalui Sol­sel,” katanya dilansir dari laman solselkab.go.id.

Kemudian, tahun depan pengembangan pariwisata di Solsel akan mendapatkan dukungan dari pemerintah provinsi melalui bantuan keuangan 40 persen dan 60 persen dari Kabupaten/Kota. “Semua itu bisa terwujud, apabila berdasarkan penilaian hingga bulan Juli oleh Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk oleh Wakil Gubernur Su­matera barat menjadi daerah wisata yang ramah untuk dikunjungi,” katanya.

Sebelumnya Wakil Gu­bernur Sumbar, Nasrul Abit meminta semua Bupati dan Walikota hingga bulan Juli 2016 untuk melakukan pe­nertiban tempat-tempat wi­sa­ta dari tukang pa­lak. ”Hingga bulan Juli seluruh obyek wisata di Sumbar harus ter­bebas dari tukang palak, parkir liar dan memakai harga ku­liner yang standar ,”katanya.

Ia menambahkan, untuk mengevaluasi program ter­sebut pihaknya akan mem­bentuk Satgas Monitoring tempat-tempat Wisata di Dae­rah itu. “Bagi daerah yang tidak mampu menertibkan tempat wisatanya dari tukang palak atau segala pungutan liar maka daerahnya tidak akan dimasukkan kedalam daerah unggulan wisata pro­vinsi,” pungkasnya. (***)

Editor : Calva
Sumber : Solselkab.go.id
Kategori : Solok Selatan, GoNews Group, Ekonomi

Loading...
www www