Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
20 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
2
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
8 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
3
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
4
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
7 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
5
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
8 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
6
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
GoNews Group
4 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
Loading...
Home  /   Berita  /   Ekonomi

Berkunjung ke Solok Selatan, Wagub Sumbar Minta Bupati dan Walikota Benahi Pariwisata dan Berantas Tukang 'Pakuak'

Berkunjung ke Solok Selatan, Wagub Sumbar Minta Bupati dan Walikota Benahi Pariwisata dan Berantas Tukang Pakuak
Wagub Sumbar H. Nasrul Abit.
Senin, 11 April 2016 10:06 WIB

SOLOK SELATAN - Wakil Gubernur Sumbar H. Nasrul Abit meminta kepada bupati dan walikota di Sumatera Barat untuk serius membenahi industri pariwisata di daerahnya masing-masing. Bila ada kendala segera diselesaikan dengan baik dan tegas, seperti aksi main pakuak yang dilakukan terhadap wisatawan yang datang berkunjung.

Penegasan ini dikatakan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit ketika mengunjungi Solok Selatan menghadiri syukuran masyarakat Kabupaten Solok Selatan atas terpilhnya Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Solok Selatan periode 2016-2021 di Wisma Umi Kalsum Nagari Pasia Talang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok selatan (10/04/2016).

Nasrul Abit mengatakan, setelah dilantik menjadi Wakil Gubernur, Gubernur Sumbar memberikan tugas khusus kepada dirinya, yang pengembangan pariwisata dan pengatasan kemiskinan di Sumbar.

Untuk itu, sambungnya, dalam rangka pengembangan dan pembenahan total pariwisata di Sumbar, Pemprov Sumbar minta kepada bupati/walikota untuk:

1. Bersihkan lokasi pariwisata daerah dari pemlakan liar, tukang pakuak, kebersihan dan keamanan sampai dengan akhir lebaran nanti akan di cek oleh provinsi

2. Setiap daerah mesti membuat master plan pariwisata, dan akan di verifikasi bulan juli mendatang, jika lolos verifikasi maka nanti akan ada mou kesepakatan dengan provinsi mengenai bantuan pembiayaan yakni 40:60 provinsi:kabupaten/kota.

Sedangkan menyakut kemiskinan, ia juga akan melakukan berbagai upaya mengentaskan kemiskinan di Sumbar. Dalam pengatasan kemiskinan, Kabupaten Solok Selatan berada pada peringkat 35 dari 122 Kabupaten tertinggal. Untuk itu ini merupakan tugas berat bupati dan kita bersama untuk membebaskan Kabupaten dari kategori daerah tertinggal.

Selain itu, mengenai pembuatan jalan tembus dari Kabupaten Solok Selatan menuju Pesisir Selatan, WaKil Gubernur mengatakan berdasarkan riset dari menteri kehutanan bahwa jalan tersebut tidak boleh dibuka karena disana terdapat hutan dan binatang yang dilindungi.

"Meskipu belum diizinkan oleh Kementerian kehutanan, kita akan berusaha kembali untuk meminta izin dan toleransi karena ini terkait dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat," ucap Wakil Gubernur Sumatera Barat.

Acara ini dihadiri oleh Mantan Kepala Dinas PU Provinsi Sumatera Barat Sabri Zakaria yang merupakan saudara kandung Muzni Zakaria, Bupati Kabupaten Solok Selatan Muzni Zakaria, Sekda Kabupaten Solok Selatan, Muspida Kabupaten Solok Selatan, Tuanku Rajo Panai/ Rajo Batuah Sabirin, Tokoh Rantau Solok Selatan M. Yunus, Ketua LKAM Kabupaten Solok Selatan Tuanku Datuak Rajo Enda, Tim Pemenang Pasangan Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Solok selatan, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai. (***)


Loading...
www www