Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
13 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
2
Syarief Hasan Minta Santri Tingkatkan Pemahaman Empat Pilar
GoNews Group
20 jam yang lalu
Syarief Hasan Minta Santri Tingkatkan Pemahaman Empat Pilar
3
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
16 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
4
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
GoNews Group
20 jam yang lalu
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
5
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
GoNews Group
16 jam yang lalu
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
6
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
GoNews Group
15 jam yang lalu
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Indonesia Poros Maritim Dunia, Bupati Yudas: Mentawai Siap Jadi Pusat Maritim Wilayah Barat Sumatera

Indonesia Poros Maritim Dunia, Bupati Yudas: Mentawai Siap Jadi Pusat Maritim Wilayah Barat Sumatera
Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet. (Humas Pemkab Mentawai)
Jum'at, 01 April 2016 13:50 WIB
Penulis: Calva

PADANG - Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, menegaskan, Kabupaten Kepulauan Mentawai siap jadi bagian Poros Maritim Dunia (PMD) sebagaimana yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo di awal jabatannya. Untuk itu, Mentawai saat ini sedang mengembangkan potensi sumber daya kelautan yang ada secara maksimal.

Hal ini dekemukakan Bupati Yudas Sabaggalet ketika menyampaikan makalah dalam Seminar Nasional Menuju Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia di Gubernuran Sumbar, Kamis (31/3/2016) di Padang. Seminar ini sendiri terlaksana berkat kerjasama TNI AL dengan Kementrian Dalam Negeri RI.

Untuk itu, sambung Yudas, pihaknya merancang pembangunan di Mentawai berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Otonomi Daerah dan UU Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Dan sesuai dengan amanat kedua UU itu, Mentawai sudah menyiapkan diri sebagai daerah pusat kemaritiman wilayah Barat Sumatera.

Berbagai upaya sedang dan akan dilakukan dalam pengembangan Mentawai mendatang. Seperti peningkatan perikanan tangkap dengan memberdayaan nelayan-nelayan kecil dan menggiatkan kegiatan perikanan budidaya.

Tak hany itu, sambung Yudas, untuk aksi pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, sudah dilakukan empat kegiatan di berbagai tempat di Kepulauan Mentawai. Keempat aksi itu, sambungnya, pertama menyiapkan kawasan pembangunan sentral kelautan dan perikanan terpadu di Sikakap Pagai Utara Selatan. Kedua, menyiapkan kawasan konservasi di Selat BungaLaut.

Juga, katanya, menyiapkan kawasan pembangunan pelebuhan perikanan di Labuhan Bajau Siberut Utara dan Sinaka Pagai Selatan. Sedangkan terakhir, yakni menyiapkan kawasan wisata bahari di Selat Bunga Laut antara Pulau Siberut dan Pulau Sipora. (***)


wwwwww